Yah judulnya memang rada bombastis, tapi emang sengaja sih, supaya dapat perhatian yang lebih dari pembaca he he, artikel ini terinspirasi dari artikel teman saya Didiet tentang Frugal Living, intinya Frugal Living adalah hidup sesederhana mungkin, alias pengeluaran jauh lebih kecil daripada pemasukan
Ada banyak alasan mengapa orang-orang menerapkan hidup seperti ini, salah satu yang menurut saya penting adalah supaya kita bisa memberi lebih banyak. Dengan pengeluaran sedikit, otomatis sisa uang yang tersisa bisa banyak, sisa ini bisa diberikan kepada orang yang suatu saat membetuhkan terutama lagi kalau yang membutuhkan itu Saudara/Orangtua
Di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa saya terapkan untuk menjalani Frugal Living, diantaranya
- Jangan beli barang secara kredit, alias jangan pernah berhutang untuk beli barang yang konsumtif, kenapa ?, karena di situasi ekonomi yang gonjang-ganjing ini masa depan tidak ada yang tau, cukup banyak dari kita di tengah perjalanan kreditnya, karena sesuatu hal tidak bisa membayar cicilan, sebaliknya gunakan uang cash, saya selalu berusaha menabung untuk beli apapun secara cash, bahkan untuk membeli rumah pun, saya masih sekuat tenaga untuk tidak mengambil kredit, saya masih punya impian untuk membelinya cash
- Kemana-mana naik kereta KRD, untuk jarak pendek di Bandung selama suatu tempat dekat dengan rel kereta, saya akan memilih memakai KRD-Ekonomi, yah memang tidak nyaman, tapi saya suka, selain cepat juga sangat murah, hanya dengan Rp 1000 saja, anda bisa menempuh perjalanan puluhan kilometer, selain itu KRD adalah tempat perenungan yang bagus buat saya, tempat di mana saya bisa bersyukur bahwa kehidupan saya ternyata masih lebih baik dibandingkan para pengemis dan pedagang itu
- Jangan beli motor, bahkan kalau anda punya uang cash untuk membelinya, saya menolak untuk beli karena saya nggak bisa naik motor *eh*, ya ya ya ini alasan konyol ^_^, tapi saya juga punya alasan serius mengapa tidak mau membeli/mencicil motor, bagi saya transportasi jarak dekat yang ideal itu transportasi publik, selain, sekali jalan bisa menampung banyak orang, ini juga bisa menekan kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan, sejak motor booming di indonesia sudah tidak terhitung lagi kabar kecelakaan yang melibatkan motor baik dari saudara, teman, teman istri dan lain-lain. Memakai motor secara jangka panjang juga berbahaya, terutama yang disebabkan oleh angin bisa mengakibatkan penyakit paru-paru
Saya sudah menunggu-nunggu film itu terutama karena terkesan oleh Transformers 1 (T1) yang menurut saya almost perfect, nonton hari minggu kemaren dan saya terkejut juga, yang nonton membludak, saya dapet tiket sehari sebelumnya nitip sama adik ipar, yah walaupun dapat kursinya sedikit kurang ideal, dapat di pinggir, tapi ya itu masih lebih baik daripada di depan, lagipula mengingat banyak orang yang antri dan dapat tiketnya sangat sulit, saya bersyukur bisa nonton film ini, oiya seumur-umur kenal dengan bioskop baru kali ini sy ngeliat antrian yg gila abis, pintu belum dibuka pun penonton pada ga sabar nungguin BERDIRI di depan pintu, ketika melihat hal tsb, saya bertanya-tanya dalam hati, wah ini film mesti lebih bagus dari yang pertama , kalo nggak semangat penonton yang sangat tinggi ini bisa pudar dengan sia-sia kalau filmnya jelek