<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>Just Try To Be a Blogrammer</title>
	<link>http://adityakircon.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 02:06:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Inspirasi acak mengenai uang dan hutang</title>
		<link>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/26/inspirasi-acak-mengenai-uang-dan-hutang/</link>
		<comments>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/26/inspirasi-acak-mengenai-uang-dan-hutang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 01:55:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Religi</category>
	<category>Film</category>
	<category>Bisnis</category>
		<guid>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/26/inspirasi-acak-mengenai-uang-dan-hutang/</guid>
		<description><![CDATA[	Abis nonton film Confessions of Shopaholic, jadi sedikit terinspirasi mengenai uang dan hutang
	ini beberapa hal yang berkelabat di pikiran saya
	
	Hindari hutang, terutama hutang yang digunakan untuk membeli barang konsumtif
	Hanya rumah, satu-satunya barang yang boleh dihutangin, kecuali kalo punya uang kontan untuk membelinya, maka silahkan beli kontan
	Orang bilang tidak apa-apa berhutang untuk tujuan bisnis, saya sih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Abis nonton film Confessions of Shopaholic, jadi sedikit terinspirasi mengenai uang dan hutang</p>
	<p>ini beberapa hal yang berkelabat di pikiran saya</p>
	<ul>
	<li>Hindari hutang, terutama hutang yang digunakan untuk membeli barang konsumtif</li>
	<li>Hanya rumah, satu-satunya barang yang boleh dihutangin, kecuali kalo punya uang kontan untuk membelinya, maka silahkan beli kontan</li>
	<li>Orang bilang tidak apa-apa berhutang untuk tujuan bisnis, saya sih tidak setuju, terutama kalau bisnis itu baru saja dibangun, bisnis paling bagus didanai oleh diri sendiri atau minimal oleh para co-foundernya, Bisnis yang didanai oleh orang lain, akan menyebabkan para co-founder kehilangan kontrol atas bisnisnya, kita tidak bisa lagi merencanakan dan menargetkan sesuatu sesuai dengan yang diinginkan, alih-alih apa yang kita putuskan selalu harus disetujui oleh orang yang memberi hutang tersebut</li>
	<li>Jangan punya kartu kredit, jangan tergiur sekalipun customer service merayu gila-gilaan, jangan pula tergiur dengan teman, kalau teman punya kartu kredit, itu tidak berarti kita harus punya juga, kalo ada yang bilang fungsi kartu kredit adalah untuk emergency itu nggak sepenuhnya benar juga, pakai kartu debit untuk tujuan emergency, sekarang sudah banyak penerbit bank yang mengeluarkan kartu debit berlogo VISA atau Mastercard</li>
	<li>Rumus beli barang = Bayar Kontan atau Tidak beli sama sekali, gak punya motor ?, ada angkot, gak punya HP keren ?, HP murah skrng banyak , gak punya laptop ?, masih ada PC, gak punya PC  ? masih ada warnet, gak mau pake HP murah dan masih tetep pengen HP keren, paksakan nabung</li>
	<li>Kredit = mengorbankan kenyamanan masa depan dengan kenyamanan masa sekarang</li>
	<p><a id="more-215"></a>
<li>Kredit bagai merokok, pertama kali menghisap tidak terasa apa-apa, selanjutnya terus ketagihan sampai-sampai jumlah tagihan 50% dari penghasilan bulanan, atau lebih buruk lagi jumlah tagihan menyamai penghasilan bulanan, kalo sudah begini hidup bisa terasa tidak enak, yang ada malah stress he he</li>
	<li>Ada uang lebih, sebisa mungkin investasikan, kalaupun misalnya kita cuma punya uang lebih Rp 100.000, jangan dipikir itu tidak bisa digunakan buat investasi, tabunglah atau konversikan ke barang berharga seperti emas, dan jika uangnya mencukupi untuk investasi, bisa investasi di Reksadana Syariah (ada loh Reksadana yg minimal cuma 1 jt, malah denger2 ada juga yg dibawah itu), uang hasil investasi jangan digunakan untuk apa-apa, tapi gunakan untuk investasi lagi, begitu seterusnya sampai kalau perlu anda bisa naik haji hanya dengan uang investasi ini</li>
	<li>Ada uang lebih, gunakan untuk shadaqoh, berikan dari orang yang terdekat (saudara, tetangga) samapai yang terjauh, shodaqoh itu menyebabkan uang mengalir di sekeliling kita, dan kalau ada uang mengalir di sekeliling kita, orang-orang di sekeliling kita kesejahteraanya bisa meningkat, imbasnya kejahatan yang berkaitan dengan masalah sosial bisa menurun, so Shodaqoh bisa menjadi Asuransi sosial, pas dengan ajaran islam kalau Shodaqoh bisa menghindarkan kita dari musibah </li>
	<li>Terus biarkan uang mengalir dan jangan dibiarkan diam menetap, 2 cara mengalirkan uang adalah dalam bentuk Investasi dan Shodaqoh, uang yang kita alirkan akan memiliki 2 fungsi, yaitu sebagai Simpanan Kekayaan Harta &#038; Simpanan kekayaan sosial, uang yang mengalir dari investasi dan shodaqoh cepat atau lambat kan kembali ke diri kita, dari investasi kalo untung hasilnya bisa datang dalam bentuk uang, kalo rugi hasilnya datang dalam bentuk pelajaran, dari shodaqoh hasilnya datang dalam bentuk Asuransi sosial, bisa juga datang dari rasa senang membantu yang kesusahan, kalaupun pada akhirnya Asuransi sosial tidak terbentuk, ya paling tidak kita telah menabung pahala
</li>
	<li>Tabungan bukan berfungsi untuk menyimpan kekayaan, tabungan digunakan untuk tujuan konsumtif pengganti kredit untuk membeli barang, jangan gunakan tabungan untuk menyimpan kekayaan, kalau tabungan digunakan untuk menyimpan kekayaan, kita akan merugi, karena nilai uang akan berkurang tergerus oleh inflasi</li>
	</ul>
	<p>so itulah pendapat saya, bagaimana dengan anda ?, apa sikap atau visi anda tentang uang dan hutang ? silahkan dibagi di sini</p>
	<p>permalink : <a href="http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/26/inspirasi-acak-mengenai-uang-dan-hutang/">http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/26/inspirasi-acak-mengenai-uang-dan-hutang/</a>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/26/inspirasi-acak-mengenai-uang-dan-hutang/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tak Mau Berkompetisi</title>
		<link>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/13/tak-mau-berkompetisi/</link>
		<comments>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/13/tak-mau-berkompetisi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 09:23:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Religi</category>
	<category>Film</category>
		<guid>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/13/tak-mau-berkompetisi/</guid>
		<description><![CDATA[	Merebut pangsa pasar, berkompetisi, membuat produk berkualitas adalah cara elegan untuk mencegah pesaing bisa berjaya. sedangkan protes, hmm itu tidak salah tetapi menurut saya tidak punya pengaruh signifikan selain menguntungkan yang diprotes karena strategi Viral Marketingnya berjalan dengan mulus
	Nah saya tidak tahu mengapa sih sepertinya kita ini sulit atau bahkan tidak mau berkompetisi ?, tidakkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Merebut pangsa pasar, berkompetisi, membuat produk berkualitas adalah cara elegan untuk mencegah pesaing bisa berjaya. sedangkan protes, hmm itu tidak salah tetapi menurut saya tidak punya pengaruh signifikan selain menguntungkan yang diprotes karena strategi Viral Marketingnya berjalan dengan mulus</p>
	<p>Nah saya tidak tahu mengapa sih sepertinya kita ini sulit atau bahkan tidak mau berkompetisi ?, tidakkah umat Islam akan bangga apabila punya Film Box Office sekelas The Lords of The Rings yang judulnya Menculik kedigdayaan Umar bin Abdul Aziz misalnya, atau film yang berjudul Menculik Cordoba, ketika Ekonomi Islam berjaya di Eropa ?, jikalau umat islam punya Film Director sekelas Steven Spielberg, yakinlah kita bisa membuat film EPIC yg juga mencerahkan yang bisa terpatri lama di otak kita, jika umat islam punya orang sekelas James Cameroon, yakinlah dia akan menduduki jabatan2 penting di dunia Film sehingga bisa memberi pendidikan dan pengaruh kepada masyarakat kalau Film tipikal seperti &#8220;menculik titik2 yang pemainnya di impor dari jepang itu&#8221; hampir dipastikan adalah sampah</p>
	<p>Tahun tahun belakangan ini awalnya saya senang dengan munculnya beberapa film bernafaskan islam, suatu langkah awal yang bagus buat bersaing, tapi makin ke sini entahlah kualitasnya jadi berkurang dan malah lebih mirip Shitnetron, ah miris memang</p>
	<p>Yah begitulah, semuanya ironis ya, termasuk saya, menghimbau untuk tidak protes dengan cara protes, ah sudahlah lebih baik saya coding lagi, karena cuma di dunia web developer saya mampu berkompetisi</p>
	<p>permalink : <a href="http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/13/tak-mau-berkompetisi/">http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/13/tak-mau-berkompetisi/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/13/tak-mau-berkompetisi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ulasan Star Trek The Movie</title>
		<link>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/05/ulasan-star-trek-the-movie/</link>
		<comments>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/05/ulasan-star-trek-the-movie/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 05:04:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Film</category>
		<guid>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/05/ulasan-star-trek-the-movie/</guid>
		<description><![CDATA[	Sebetulnya saya udah penasaran banget pengen nonton Film ini, makin penasaran manakala banyak yang bilang film ini bagus, cuma sialnya, di Bandung Star Trek baru dirilis baru-baru ini, padahal di Jakarta Star Trek udah muncul dari pertengahan Juni. Saya bukan trekker (FANS STAR TREK), saya tidak punya gambaran cerita Star Trek itu tentang apa, dulu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src='/images/Startrekposter.jpg' alt='' class="entryphoto" />Sebetulnya saya udah penasaran banget pengen nonton Film ini, makin penasaran manakala banyak yang bilang film ini bagus, cuma sialnya, di Bandung Star Trek baru dirilis baru-baru ini, padahal di Jakarta Star Trek udah muncul dari pertengahan Juni. Saya bukan trekker (FANS STAR TREK), saya tidak punya gambaran cerita Star Trek itu tentang apa, dulu waktu kecil sebetulnya tau kalau Star Trek Series ditayangin di RCTI, sayangnya saya tidak ingat ceritanya bagaimana, yang saya tau hanya karakter Jean Luc-Picard yang botak, Data sang robot dan pesawat Enterprise yang legendaris itu</p>
	<p>Pada saat nonton pun, jujur saja, saya seperti nonton film yang benar-benar baru, kemana Kapten yang botak itu ?, lah koq namanya lain ? (James T Kirk), belakangan saya baru tau bahwa Star Trek The Movie ceritanya diambil dari timeline Star Trek yang original. Di indonesia, setau saya series ini tidak begitu populer, apalagi waktu itu ditayangkan terbalik, Star Trek : The Next Generation (Jean Luc Picard - RCTI) dulu, baru deh Star Trek Original (James T Kirk - SCTV), padahal di Amerika sana, yang ditayangkan tentu saja Star Trek Original terlebih dahulu</p>
	<p>Cerita Star Trek The Movie berkisah tentang awal-awal kru USS Enterprise terbentuk, dimana James T Kirk dan Spock bertemu, James Kirk muda adalah seorang remaja berandalan yang ugal-ugalan, namun walaupun begitu dia sangat cerdas, dia adalah anak George Kirk, seorang pahlawan Armada Bintang (Starfleet) yang mati mengorbankan nyawanya demi para krunya. James Kirk ini awalnya tidak mau masuk ke Armada Bintang, namun ditantang oleh Christopher Pike (Captain USS Enterprise) apakah dia hanya ingin hidup biasa-biasa saja atau ingin hidup menjelajah bintang dan menyamai kepahlawanan ayahnya ?, Sedangkan Spock adalah makhluk &#8220;blasteran&#8221;, Ayahnya seorang Vulcan, sedangkan ibunya seorang manusia. Para Vulcan adalah ras yang sangat mengagungkan logika, dan Spock pun dididik dengan cara ini, namun walaupun begitu terkadang Spock tidak bisa mengendalikan sisi emosionalnya, ini mengkhawatirkan bagi para Vulcan, dan akhirnya pada akhir studi Spock menolak tawaran untuk tetap di akademi dan dia memilih ke bumi, bertemu nenek moyang ibunya dan bergabung dengan Armada Bintang.</p>
	<p><a id="more-212"></a>Sebagai sebuah film bioskop yang diadaptasi dari film seri, saya kagum dengan independensi film ini, anda bisa menikmati film ini tanpa perlu tau film series originalnya seperti apa, dan yang bikin saya kagum adalah kebetulan film ini bercerita tentang Alternate Universe, dimana orang-orang star trek dari masa depan tidak sengaja masuk ke masa lalu dan mengubah tatanan sejarah di masa lalu, jadi walaupun orang-orang di masa depan dan masa lalu adalah sama, takdir dan history yang mereka bangun  bisa berbeda. ini sangat menarik, Selain membuat ceritanya terlepas dari cerita originalnya, ini juga memungkinkan untuk memunculkan sekuel-sekuel selanjutnya yang ceritanya sama sekali baru</p>
	<p>Kagum yang kedua, di berbagai sisi, film ini sangat pas dan berimbang, saya tidak bosan dengan joke-jokenya, saya tidak bosan dengan aksinya, saya tidak bosan perangnya dan saya tidak bosan dengan spesial efeknya, tidak seperti Transformers II yang banyak dialog nggak penting atau adegan aksinya yang maksa dipanjang2-in, begitu pun dengan Angel &#038; Demons yang hanya memperbanyak adegan aksi saja, sementara kedalaman cerita terabaikan dan kurang greget</p>
	<p>Kagum yang ketiga adalah joke, asli ngakak di tengah serius itu bisa bikin ketawa maksimal, saya kagum dengan susupan kelucuan di film ini, selain terkesan nggak dibuat-buat, joke pun bisa menjadi penyegar di kala &#8220;menurunnya alur film&#8221;, jadi nonton film ini serasa diobok2, perasaan dibuat naik-turun kayak Roller Coaster. salah satu joke favorit saya adalah ketika para awak men-starter USS Enterprise pertama kali, semua kru dengan bagiannya masing-masing telah menyiapkan pesawat untuk berangkat, di tengah muka yang serius dan mesin mulai menyala, tapi anehnya pesawat nggak mau jalan,  dan setelah ditelusuri, ternyata seorang kadet lupa untuk melepas rem tangan &#8230;. grrr saya pun ngakak gak ketulungan</p>
	<p>Kagum yang keempat adalah cerita, what a nice story, banyak plot keren yang terjadi di film ini, dan lebih dari semua itu kebanyakan unpredictable, terus motif setiap karakter &#038; latar belakangnya terjelaskan dengan jelas mengapa mereka berbuat begitu ?, mengapa Nero ingin menghancurkan seluruh federasi, mengapa Prime Spock tidak dibunuh segera setelah dia ditangkap ?, mengapa Pesawat Narada adalah pesawat penambangan bukan pesawat perang ?, Mengapa Prime Spock membohongi James Kirk agar dia segera pergi ke Enterprise ?</p>
	<p>Sisanya selain itu musik dan spesial efek, ya kalo ini sih kualitasnya standard (sama dengan Star Wars : Revenge of The Sith lah), hanya satu spesial efek yang bikin hati saya teriak &#8220;Gila KEREN ABIEEZ, KEREN KEREN BANGET PUOOOL&#8221; adalah waktu kemunculan pesawat Narada lalu berperang dengan USS Kelvin </p>
	<p>Kesimpulannya</p>
	<ol>
	<li>Rating 9,5/10</li>
	<li>Damn, pengen nonton lagi *_*</li>
	<li>Mesti Beli DVD Aslinya, mudah2an November ini udah tersedia *h2c*</li>
	<li>The Best movie this year so far, satu2nya yang mungkin menggeser Star Trek adalah Avatar yg bertema Sci-Fi angkasa juga, dirilis nanti akhir tahun, avatar ini hype-nya dari awal tahun udah gila2-an, yah kita liat aja entar sebagus mana Avatar itu</li>
</ol>
	<p>Permalink : <a href="http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/05/ulasan-star-trek-the-movie/">http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/05/ulasan-star-trek-the-movie/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/05/ulasan-star-trek-the-movie/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Menganggur : Rasa &#038; Pelajarannya</title>
		<link>http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/30/menganggur-rasa-pelajarannya/</link>
		<comments>http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/30/menganggur-rasa-pelajarannya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 03:04:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Dunia TI</category>
	<category>Kehidupan</category>
	<category>Telecommuting</category>
		<guid>http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/30/menganggur-rasa-pelajarannya/</guid>
		<description><![CDATA[	Bukan, bukan menganggur setelah lulus kuliah atau menganggur setelah lulus sekolah, tetapi yang saya maksud adalah menganggur setelah sekian tahun bekerja plus anda telah berkeluarga, namun tiba-tiba anda dipecat ?, gimana ya rasanya ?
	Saya pernah merasakannya, pada awalnya tidak ada rasa sakit atau gelisah, karena bagi seorang programmer, dari sejak pertama kali bekerja sekitar 5 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Bukan, bukan menganggur setelah lulus kuliah atau menganggur setelah lulus sekolah, tetapi yang saya maksud adalah menganggur setelah sekian tahun bekerja plus anda telah berkeluarga, namun tiba-tiba anda dipecat ?, gimana ya rasanya ?</p>
	<p>Saya pernah merasakannya, pada awalnya tidak ada rasa sakit atau gelisah, karena bagi seorang programmer, dari sejak pertama kali bekerja sekitar 5 tahun lalu, saya selalu diberi kemudahan untuk diberi mendapatkan pekerjaan atau proyek, tetapi tidak dengan apa yang saya rasakan beberap bulan lalu, semua proyek saya kolaps dalam waktu yang hampir berbarengan, awalnya sih saya tidak terlalu khawatir, seminggu cari proyek sana sini ditolak masih santai, saya mahfum karena jangka waktu dari pengajuan proposal sampai diterima dalam suatu proyek itu biasa memakan waktu sampai 4-6 minggu, 2 minggu berlalu masih tenang main Pro Evolutions Soccer, 3 minggu berlalu masih tenang cengar-cengir di Facebook, 6 minggu berlalu mulai khawatir, 2 bulan berlalu mulai cemas dan mulai kencangkan ikat pinggang, potong pengeluaran sana sini, 3 bulan berlalu stress, 4 bulan berlalu gelisah, seperti orang bingung, bahkan saya pernah ke kamar mandi dan nggak tau mau ngapain saking gelisahnya. Sudah ratusan proposal saya kirim, ratusan pula itu ditolak. Saya pun merenung kenapa ini bisa terjadi. Di bawah ini adalah beberapa alasan kenapa itu terjadi</p>
	<p><a id="more-211"></a>
<ul>
<li>Kurang waspada terhadap situsasi ekonomi, terutama setelah terjadinya krisis ekonomi  pada akhir tahun 2008 lalu, semua client saya adalah perusahaan start-up yang baru berdiri yang pembiayaannya didanai oleh Angel Investor/Venture Capital, tentu saja ketika mengembangkan produknya (semuanya website), mereka belum mencetak laba, ketika krisis datang, daya beli masyarakat menurun, situasai ini membuat perusahaan tersebut sulit menjual produk/service-nya, nah karena Angel Investor/Venture Capital itu hanya peduli dengan laba yang harus segera kembali, perusahaan jadi tertekan, so akhirnya merekapun menguatkan team marketing dan memperlambat development, imbasnya mereka membuang beberapa tenaga developer yang boleh dibilang skillnya biasa-biasa saja</li>
	<li>Kurang tanggap terhadap kompetisi, ini ada kaitannya dengan pengetahuan, ketika sebelum krisis praktis tidak ada peningkatan pengetahuan dari saya, saya belajar hanya seadanya, kalau dikasih tugas yang baru, saat itu baru belajar, jadi tidak ada inisiatif sendiri bagi saya untuk belajar terutama yang terkait dengan keahlian saya, jujur saat itu saya memang terlena, sudah puas dengan diri saya, kebetulan permintaan pembuatan website juga banyak, jadinya demand yang tinggi menyebabkan programmer yang kemampuan biasa-biasa saja terserap oleh pasar tenaga kerja <a href="http://adityakircon.blogsome.com/2009/02/20/telecommuting-faq/">telecommuting</a>. Setelah krisis, demand menurun, pasar pun sesak, mereka yang skillnya tidak kompetitif tentu saja dibuang (kata sopannya sih, di-suspend dulu, baru nanti kalau produk sudah mencetak laba, akan ditarik lagi) yang kompetitif tetap tinggal dan tetap mengembangkan produk terutama menangani fitur yang sangat vital</li>
	<li>Hanya mementingkan besarnya nilai proyek, saya baru menyadari sikap seperti ini adalah buruk, karena pikiran kita jadi tidak fokus dengan proyek yang ada, alih-alih malah tergiur dengan proyek lain yang belum didapat, sampai suatu saat saya pernah menelantarkan suatu proyek yang belum selesai dan mengambil proyek yang lebih besar,sikap ini buruk karena, kita akan sulit mengembangkan hubungan jangka panjang dengan client, sementara hubungan jangka panjang penting dibangun agar kita bisa survive, agar kita bisa membangun reputasi, dengan adanya reputasi dan trust, client tidak akan pindah ke lain hati, ketika krisis terjadi dia kemungkinan besar mempertahankan kita karena walaupun skill kita biasa-biasa saja, kita jadi lebih tau terhadap produk yang dibangun karena kita bekerja lebih lama dengan ybs</li>
</ul>
	<p>Dari akibat di atas dan pengalaman yang saya alami ini, saya pun mulai merenung dan belajar dari rasa sakit, mencoba berpikir bagaimana menjegah kejadian di atas tidak terulang lagi, berikut adalah apa yang saya pikirkan</p>
	<ul>
	<li><strong>Berdamai dengan pekerjaan kita</strong>, Apapun kondisi pekerjaan kita, sebenci apapun kita terhadap kolega atau boss, serendah apapun penghasilannya, tetapi kalau anda masih bisa survive hidup, percayalah itu lebih baik daripada tidak punya penghasilan sama sekali, oleh karena itu bagi saya pribadi kejadian ini menjadi cambuk bagi saya untuk bersyukur dengan rezeki yang didapat sekecil apapun</li>
	<li><strong>Peka terhadap sekeliling</strong>, kejatuhan itu saya rasa tidak terjadi seketika, terutama dalam bidang telecommuting, saya rasa selalu ada tanda-tanda awal sebuah produk/perusahaan/situasai ekonomi akan jatuh. hanya waspada dan peka saja yang bisa membuat kita mendeteksinya sejak dini</li>
	<li><strong>Khawatirlah apabila ketika deliver pekerjaan client tidak mengucap &#8220;Very Good&#8221; atau &#8220;Thanks&#8221;</strong>, inilah bibit2 ketidakpuasan yang kalau dibiarkan nanti bisa meledak, sekarang saya selalu mencari kedua kata itu, kalau client tidak mengucap kata itu berarti ada yang salah dengan yang saya deliver, sekarang saya kan selalu berusaha konfirmasi tanya dengan detail apa yang salah. Dan begitu yang tidak dikehendaki client terdeskripsikan dengan jelas, cepat-cepat perbaiki dan saat itu juga beri konfirmasi bahwa kita sedang memperbaikinya. ini penting dilakukan supaya client menilai apa yang kita deliver adlaah benar-benar pekerjaan yang berkualitas bukan pekerjaan yang biasa-biasa saja</li>
	<li><strong>Loyalitas</strong>, menjadi kutu loncat mungkin bisa berpenghasilan lebih tinggi ketimbang menjadi orang yang loyal, tetapi jadi kutu loncat menuai resiko untuk jatuh karena proyek yang baru tidak menjamin akan menghasilkan kerjasama dalam waktu yang panjang, so sekarang saya lebih baik memilih loyal, tidak terlalu memikirkan pohon sebelah, fokus mengembangkan pohon yang sudah ada, toh kalau pohonnya suatu saat nanti berkembang menjadi besar, kita yang andil memeliharanya masa iya tidak mendapat buahnya</li>
	<li><strong>Berhemat, Menabung &#038; Investasi</strong>, saya adalah seorang yang Self Employee, bukan seperti karyawan yang dari sisi kontrak punya jaminan mendapatkan penghasilan setidaknya dalam waktu 1 tahun ke depan, menjadi self-employee kita tidak akan pernah tahu apakah besok masih bisa mendapatkan uang ?, apalagi dalam dunia telecommuting client bisa dengan mudah &#8220;memecat&#8221; kita kalau dia merasa tidak puas. Lebih bagus lagi kalo menabung tersebut disertai investasi, hanya memang investasi ini juga harus siap-siap memahami dan mengelola resikonya</li>
	<li><strong>Pindah kuadran ke Business Owner</strong>, walau bagaimanapun Business Owner lebih safe ketimbang Self Employee, menjadi Business Owner bisa mengerjakan beberapa proyek sekaligus dalam satu waktu, dimana kalau kita kehilangan sebuah proyek masih ada proyek yang lain yang bisa meng-cover biaya operasional, ya ini memang cita-cita dan jalannya juga masih panjang, masih tertatih-tatih untuk belajar memanage modal, waktu, diri sendiri dan co-worker</li>
	<li><strong>Jangan pernah berpikir tidak akan pernah jatuh</strong>, khususnya ketika situasi telah membaik, situasi ekonomi yang membaik terkadang menjadi racun dan membuat kita terlena, saya sekarang selalu berusaha belajar dari masa lalu yang ada (termasuk sejarah dari dunia bisnis IT), lagipula kita ini tidak bisa mengkontrol rezeki, rezeki akan selalu mudah dicabut oleh Alloh SWT, jadi selalu waspadalah dengan cara bersyukur dan fokus terhadap pekerjaan yang ada</li>
	<li>dan senjata terakhir, <strong>Pasrah dan Berdoa</strong>, saya rasa senjata terakhir inilah yang membuat saya akhirnya mendapat proyek lagi, kebetulan orangtua terus-terus berdoa sepanjang ramadhan kemaren, alhamdulillah kombinasi berkahnya Ramadhan, Doa orangtua dan terus-terusan mengirim proposal akhirnya membuat saya, 1 minggu sebelum lebaran, mendapat proyek lagi, walaupun itu diperkirakan hanya berdurasi 4 bulan, tak apa waktu 4 bulan tersebut mudah2an bisa saya gunakan dengan maksimal untuk membangun reputasi saya kembali, untuk membangun hubungan yang baik dengan client, toh kalau client nanti puas, saya yakin yang bersangkutan akan kembali ke pangkuan saya aamiin <img src='http://adityakircon.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </li>
</ul>
	<p>Nah bagaimana dengan kawan2, apakah pernah merasakan pengalaman pahit seperti ini ?, bagaimana mengatasinya ?, silahkan share di sini</p>
	<p>permalink : <a href="http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/30/menganggur-rasa-pelajarannya/">http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/30/menganggur-rasa-pelajarannya/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/30/menganggur-rasa-pelajarannya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Perjuangan Untuk Mengakses Facebook Menggunakan Privoxy di CentOS 5</title>
		<link>http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/26/sebuah-perjuangan-untuk-mengakses-facebook-menggunakan-privoxy-di-centos-5/</link>
		<comments>http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/26/sebuah-perjuangan-untuk-mengakses-facebook-menggunakan-privoxy-di-centos-5/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 03:23:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>CentOS</category>
		<guid>http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/26/sebuah-perjuangan-untuk-mengakses-facebook-menggunakan-privoxy-di-centos-5/</guid>
		<description><![CDATA[	Apa itu privoxy ?, ringkasnya privoxy adalah sebuah software proxy yang mempunyai fitur untuk memblok iklan, saya memakai ini bukan karena ingin memblok iklan,tetapi karena setup-nya yang cukup mudah dan sederhana dibanding proxy laen (misalnya squid)
	Mengapa saya perlu memakai proxy ?, ini dikarenakan belakangan ini Fren Mobi tidak bisa mengakses situs-situs tertentu, awalnya sih saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Apa itu privoxy ?, ringkasnya privoxy adalah sebuah software proxy yang mempunyai fitur untuk memblok iklan, saya memakai ini bukan karena ingin memblok iklan,tetapi karena setup-nya yang cukup mudah dan sederhana dibanding proxy laen (misalnya squid)</p>
	<p>Mengapa saya perlu memakai proxy ?, ini dikarenakan belakangan ini Fren Mobi tidak bisa mengakses situs-situs tertentu, awalnya sih saya cuekin, toh memang situs-situs tertentu itu memang jarang saya akses, nah menjadi masalah manakala kemaren tiba2 Fren Mobi ngeblok FACEBOOK ^_^, sekali lagi saya katakan .. FACEBOOK, iya benar FACEBOOK yang itu, bukan yang laen (emang ada yg laen ?). Awalnya saya coba memakai proxy yang tersedia di internet &#8230; dari mulai proxy telkom sampe proxy2 yang banyak bertebaran tapi nggak nyala semua, terus coba Web Proxy macam di anonymousblabalbala.com, bisa sih akses Facebook, cuma ketika login diblok &#8230; karena ternyata layanan ini mesti bayar sekitar $40/6 bulan, beuh males tau &#8230; tanggal 1 masih lama <img src='http://adityakircon.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Belum menyerah, saya ingat punya VPS, nah coba bikin Web Proxy sendiri pake ruby on rails &#8230;setelah coba-coba, euuh ternyata ribet banget (terutama kalo nge-handle request POST, maintain session dll), ini sih gak akan selesai dalam sehari, akhirnya coba cari opsi lain, nyoba install squid, setelah install squid kelar, siap2 liat dokumentasi &#8230; BUJUG, dokumentasinya banyak bangeet, gak tau harus mulai darimana, pusing, setelah itu cari di wikipedia apakah ada proxy server selain squid yang lebih sederhana dan ketemulah privoxy, akhirnya saya coba install di VPS CentOS kesayangan saya, langkahnya sbg berikut</p>
	<p><a id="more-209"></a>(asumsi anda login sebagai super user di Server anda)</p>
	<p>install privoxy</p>
	<blockquote><p>yum install privoxy </p></blockquote>
	<p>buka config</p>
	<blockquote><p>nano /etc/privoxy/config</p></blockquote>
	<p>temukan directive listen-address, kalau di GNU Nano tinggal tekan ctrl-w &#8220;listen-address&#8221;, hapus listen-adress 127.0.0.1:8118, menjadi</p>
	<blockquote><p>
listen-address 5.5.5.5:8000</p></blockquote>
	<p>5.5.5.5 adalah ip adress server anda, 8000 adalah port TCP, pastikan portnya tidak diblok oleh ISP anda atau oleh Server anda sendiri</p>
	<p>nyalakan privoxy</p>
	<blockquote><p>
/sbin/service privoxy start</p></blockquote>
	<p>seandainya privoxy gagal menyala dengan error, &#8220;can&#8217;t bind address blabalabla&#8221; itu tandanya port tersebut sudah dipakai oleh aplikasi lain, untuk melihat daftar port yang sedang dipakai bisa masukan perintah</p>
	<blockquote><p>
netstat -tulpn | less</p></blockquote>
	<p>seandainya memang terpakai, anda harus mengganti dengan port lain, silahkan edit kembali file konfigurasi, setelah itu coba nyalakan privoxy</p>
	<p>jikalau masih error juga, berarti firewall memblok port tersebut, untuk membukanya, silahkan edit konfigurasi iptables anda supaya membuka port yang anda maksudkan, caranya gmn ?, silahkan baca manual iptables, saya sendiri sih males ngedit2  konfigurasi iptables, pusing dan bikin stress, jadi saya pake cara kotor ajah matiin iptablesnya wkwkwkwwk <strong>(SANGAT TIDAK DIREKOMENDASIKAN)</strong></p>
	<p>matiin iptables</p>
	<blockquote><p>/sbin/service iptables stop</p></blockquote>
	<p>nyalakan kembali privoxy</p>
	<blockquote><p>/sbin/service privoxy start</p></blockquote>
	<p>nah sampai sini privoxy mestinya sudah menyala, kalo belum yah itu berarti faktor MUKA, anda kurang ganteng (woot)</p>
	<p>setelah itu silahkan setting proxy-nya dari browser anda, kalo di firefox </p>
	<blockquote><p>preferences &#8211;> advanced &#8211;> network &#8212;> settings &#8211;> manual proxy , masukan ip address server beserta portnya</p></blockquote>
	<p>selesai deh, Happy Browsing <img src='http://adityakircon.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adityakircon.blogsome.com/2009/09/26/sebuah-perjuangan-untuk-mengakses-facebook-menggunakan-privoxy-di-centos-5/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
