Aug18

Barusan baru saja daftar maen Fantasy Football di Plurkmiere League, setelah diracun oleh Mr Ayam di sini

Inilah daftar Formasi tim yang saya bentuk (untuk pekan ke dua)

Nama : Maung Cihanjuang Edan
Julukan : Il Diavolo Rosso
Manajer : Sir Aditya Ancelotti (nama yg aneh) :D
Asisten Pelatih : Robby Darwis, Yusuf Bachtiar, Indra Tohir dan Anwar Sanusi (Pelatih Kiper)

Formasi Team (3 - 5 - 2) :
Goalkeeper : Manuel Almunia
Defender : John Terry, William Gallas, Luke Young
Midfielder : Samir Nasri, Steve Reid, Michael Ballack, Deco, Stilian Petrov
Forward : Emanuel Adebayor, Jason Roberts

Tim Dokter : Dr Boyke, Dr Naek L Tobing (hayyah)
Massager : Mang ucup jeung mang udin Ti Garut Nyingceut
Home Base : Stadiun Silijuang, San Siro, Cimahi (85.000 Pentonton)

Peringkat Sementara : 3 dari 3 peserta (terang aja, wong baru daptar)

*Sekiyan*

Oh iya, bagi kawan-kawan yang mau ikutan, silahkan saja register memakai account yahoo, lalu bikin team dan join di sini, dengan group ID = “14894″ dan password = “plurk”

Fantasy Football ini juga buat saya sebagai pelipur lara, karena tahun ini belum ada kepastian Liga Inggris bakal tayang di indonesia, padahal saya sangat berharap EPL bisa ditayangkan secara gratis di Bandung TV (halah) :D

Jun07

Horeee, Euro 2008 kembali akan digelar, luapan emosi siap merajalela dimana-mana, tentu saja kita berharap itu semua minus dengan emosi negatif seperti kekerasan atau kerusuhan, Expect Emotion, begitulah kira2 slogan yang didambakan masyarakat pencinta sepakbola seluruh dunia dan suatu kebetulan juga karena alasan emosional ini, saya menjagokan Italia sebagai kampiun Euro kali ini

  • walaupun ada tim yang kaya pengalaman dan penuh konsistensi seperti Jerman, saya tetap menjagokan Italia
  • walaupun ada tim yang sedang naik daun dengan CR7-nya seperti Portugal, saya tetap menjagokan Italia
  • walaupun ada tim yang punya duet striker mematikan Torres dan Villa di Spanyol, saya tetap menjagokan Italia
  • walaupun ada tim yang agresif dengan barisan gelandang yahud, Robben - Van Der Vart - Sneijder di Belanda saya tetap menjagokan Italia
  • walaupun ada tim yang sedikit adem ayem tapi berpotensi meledak seperto Prancis dengan Ribery - Benzema-nya saya tetap menjagokan Italia
  • walaupun ada beberapa kuda hitam seperti Rusia, Ceska, Duo Tuan Rumah dan Yunani yang siap menerkam , hati saya tetap di Italia
  • dan seandainya Persib Bandung lolos ke euro 2008 pun saya tetap mendukung Ita… eh nggak deng teteup Persib Bandung aja, kan Persib teh NU AING (loh)

oke, sekarang kita singkirkan alasan emosional bin sentimental yang hanya berputar pada rasa suka, fanatisme dan cinta, mari kita sedikit berhitung, faktor-faktor logis apakah yang bisa membuat Italia Juara ?, ini dia

Pertama tentu saja, pelihara mental juara, di kompetisi yang sangat ketat ini dimana kekuatan tim diantara peserta sangat merata, adanya mental juara bisa mengundang kemenangan bagi tim, Kuncinya Italia harus melepas titel-nya sebagai Juara Dunia, sehingga bisa bermain tanpa beban tetapi kebalikannya, pun titel juara dunia perlu digenggam erat-erat di sanubari tiap pemain sebagai pijakan pembakaran motivasi dan gudang bagi penumbuhan rasa percaya diri

Kedua, singkirkan ego dan galang kebersamaan, Donadoni diharapkan bisa menggelar aura wibawanya di mata pemain, ini penting dilakukan karena tim yang tanpa kebersamaan bukanlah tim, kita lihat di euro lalu, tim bertabur bintang yang egois melempem di hadapan tim rendah hati penuh kebersamaan Yunani, saya berharap Italia bisa belajar dari Yunani yang tampil impresif di Euro lalu

Ketiga, fakta ketidakhadiran Cannavaro sangat menganggu, filosofi pertahanan gerendel sedikit terluka, tiada yang bisa menggantikan sang kapten, Materazzi walaupun punya skill baik, tapi sering emosional dan inkonsisten apalagi tahun ini dia sering dilanda cedera, lainnya seperti Chiellini dan Gamberini belum punya pengalaman yang kaya untuk membentengi Italia. untuk mengatasi hal ini Donadoni mesti memaksimalkan peran gelandang bertahan dan juga kiper, kita tahu Italia punya kegigihan di diri Gattuso, keseimbangan nomor wahid pada diri Aquilanni, Pirlo, De Rossi dan ketangguhan menjaga gawang pada diri Buffon

Keempat, all must work for Toni .. sedikit berlebihan ?, menurut saya tidak, inilah kenapa Donadoni sering memainkan formasi 4-3-3 di ajang uji coba, dimana striker tunggal menjadi ujung harapan lumbung Gol, ini terpaksa dilakukan karena Italia hanya punya sedikit pembunuh di sektor depan, Italia tidak punya duet mengerikan Torres dan Villa seperti Spanyol, tapi walaupun begitu Di Natale yang berperan sebagai penyerang pendukung bisa juga mencetak gol apabila Toni dijaga ketat, atau Gol juga bisa datang dari Andrea Pirlo dengan tendangan bebasnya yang akurat atau gol juga bisa datang dari bangku cadangan pada Boriello yang sedang naik daun atau pada Del Piero si tua keladi

Kelima, jangan terpancing bermain agresif, permainan seperti ini memang atraktif di mata penonton, tapi ini bisa menguras banyak tenaga, pemain-pemain Italia sudah terkuras tenaganya di kompetisi Liga, lagipula Italia tidak punya banyak gelandang kreatif yang bisa menusuk dengan cepat ke jantung pertahanan lawan, strategi ideal bagi Italia menurut saya menunggu, biarkan lawan menari-nari sepanjang pertandingan, yang dijaga hanyalah daerah kotak penalti jangan sampai tarian lawan bisa dengan bebas masuk ke situ, nah di 20-30 menit terakhir menjelang peluit panjang, barulah dihajar setelah konsentrasi lawan mulai terpecah

Keenam, err udah deng selesai, menurut saya kelima elemen ini yang dapat mengundang Dewi Fortuna ke sisi Italia, so apakah kawans mau menambahi ? atau punya pendapat lain ?

FORZA ITALIA

note : Image is courtesy of www.mcalcio.com

Jun18

Fenomena Real Madrid musim ini adalah tipikal juara sejati, bagaimana tidak, madrid memulai musim ini dengan keadaan compang-camping, sempat terpuruk baik di peringkat La Liga , champions ataupun Copa del rey, tapi akhirnya dengan besutan pelatih bertangan dingin Fabio Capello, moral anak-anak Los Blancos bisa terangkat, terutama di 1/3 musim terakhir, determinasi Beckham, Ruujte, Raul dkk membuat semua orang berdecak kagum

Di partai terakhir, kembali mental juara berbicara, sempat tertinggal 1-0 di babak pertama, plus keluarnya Ruujte dan Beck akibat cedera sempat membuat aku khawatir, apalagi Barca sudah menang telak di kandang Gimnastic Tarragona, dan yang lebih parah lagi permainan Madrid kurang berkembang, semua pemain seperti tergesa-gesa ingin mencetak GOL, namun akhirnya keajaiban datang, jelinya Capello memasukan Higuain, Guti dan Reyes akhirnya bisa mematahkan kebuntuan

Bermula ketika higuain mengoper kepada Raul Gonzales di sisi kiri pertahanan Mallorca, Raul dengan cerdik bisa melewati bek Madrid, dan akhirnya melepaskan umpan manis kepada Reyes yang tidak terjaga, GOL, kedudukan 1-1, setelah gol tersebut ketegangan berada pada puncaknya, baik bagi pendukung Madrid ataupun pendukung Barca. namun di menit ke 80 akhirnya sebuah tandukan Mahamadou Diarra menjadi GOL, ini membuat Madrid sedikit di atas angin, dan puncaknya pada menit ke 83 Reyes membuat Gol yang sangat ciamik, tendangan kaki kirinya melesat secara melengkung ke tiang jauh gawang Mallorca, dan Pesta pun dimulai, Madrid juara , sebaliknya Gol penutup Zambrotta untuk Barcelona dirayakan oleh air mata oleh pendukungnya

Congratz untuk Madrid, btw moga2 musim depan Capello bisa bertahan

*photo by soccernet.com