Sep30

Bukan, bukan menganggur setelah lulus kuliah atau menganggur setelah lulus sekolah, tetapi yang saya maksud adalah menganggur setelah sekian tahun bekerja plus anda telah berkeluarga, namun tiba-tiba anda dipecat ?, gimana ya rasanya ?

Saya pernah merasakannya, pada awalnya tidak ada rasa sakit atau gelisah, karena bagi seorang programmer, dari sejak pertama kali bekerja sekitar 5 tahun lalu, saya selalu diberi kemudahan untuk diberi mendapatkan pekerjaan atau proyek, tetapi tidak dengan apa yang saya rasakan beberap bulan lalu, semua proyek saya kolaps dalam waktu yang hampir berbarengan, awalnya sih saya tidak terlalu khawatir, seminggu cari proyek sana sini ditolak masih santai, saya mahfum karena jangka waktu dari pengajuan proposal sampai diterima dalam suatu proyek itu biasa memakan waktu sampai 4-6 minggu, 2 minggu berlalu masih tenang main Pro Evolutions Soccer, 3 minggu berlalu masih tenang cengar-cengir di Facebook, 6 minggu berlalu mulai khawatir, 2 bulan berlalu mulai cemas dan mulai kencangkan ikat pinggang, potong pengeluaran sana sini, 3 bulan berlalu stress, 4 bulan berlalu gelisah, seperti orang bingung, bahkan saya pernah ke kamar mandi dan nggak tau mau ngapain saking gelisahnya. Sudah ratusan proposal saya kirim, ratusan pula itu ditolak. Saya pun merenung kenapa ini bisa terjadi. Di bawah ini adalah beberapa alasan kenapa itu terjadi

Klik di sini kalau masih penasaran …

Sep07

Yah judulnya memang rada bombastis, tapi emang sengaja sih, supaya dapat perhatian yang lebih dari pembaca he he, artikel ini terinspirasi dari artikel teman saya Didiet tentang Frugal Living, intinya Frugal Living adalah hidup sesederhana mungkin, alias pengeluaran jauh lebih kecil daripada pemasukan

Ada banyak alasan mengapa orang-orang menerapkan hidup seperti ini, salah satu yang menurut saya penting adalah supaya kita bisa memberi lebih banyak. Dengan pengeluaran sedikit, otomatis sisa uang yang tersisa bisa banyak, sisa ini bisa diberikan kepada orang yang suatu saat membetuhkan terutama lagi kalau yang membutuhkan itu Saudara/Orangtua

Di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa saya terapkan untuk menjalani Frugal Living, diantaranya

  • Jangan beli barang secara kredit, alias jangan pernah berhutang untuk beli barang yang konsumtif, kenapa ?, karena di situasi ekonomi yang gonjang-ganjing ini masa depan tidak ada yang tau, cukup banyak dari kita di tengah perjalanan kreditnya, karena sesuatu hal tidak bisa membayar cicilan, sebaliknya gunakan uang cash, saya selalu berusaha menabung untuk beli apapun secara cash, bahkan untuk membeli rumah pun, saya masih sekuat tenaga untuk tidak mengambil kredit, saya masih punya impian untuk membelinya cash
  • Kemana-mana naik kereta KRD, untuk jarak pendek di Bandung selama suatu tempat dekat dengan rel kereta, saya akan memilih memakai KRD-Ekonomi, yah memang tidak nyaman, tapi saya suka, selain cepat juga sangat murah, hanya dengan Rp 1000 saja, anda bisa menempuh perjalanan puluhan kilometer, selain itu KRD adalah tempat perenungan yang bagus buat saya, tempat di mana saya bisa bersyukur bahwa kehidupan saya ternyata masih lebih baik dibandingkan para pengemis dan pedagang itu
  • Jangan beli motor, bahkan kalau anda punya uang cash untuk membelinya, saya menolak untuk beli karena saya nggak bisa naik motor *eh*, ya ya ya ini alasan konyol ^_^, tapi saya juga punya alasan serius mengapa tidak mau membeli/mencicil motor, bagi saya transportasi jarak dekat yang ideal itu transportasi publik, selain, sekali jalan bisa menampung banyak orang, ini juga bisa menekan kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan, sejak motor booming di indonesia sudah tidak terhitung lagi kabar kecelakaan yang melibatkan motor baik dari saudara, teman, teman istri dan lain-lain. Memakai motor secara jangka panjang juga berbahaya, terutama yang disebabkan oleh angin bisa mengakibatkan penyakit paru-paru
  • Klik di sini kalau masih penasaran …

May16

Tulisan ini terinspirasi dari blog ini tepatnya di gambar ini

Waktu kecil saya terus terang saja, selalu bingung kalau melihat ada yang merokok, dan suka berpikir, “apa sih yang dinikmati orang itu ?, memangnya bisa mbikin kenyang”, dalam pikiran kekanakan saya merokok adalah hal yang paling tidak masuk akal yang dilakukan orang dewasa, saya masih lebih bisa menerima orang Dewasa main layangan ketimbang ada orang Dewasa merokok, terlebih lagi saya sering dikasih gelasan kenur gratis bila bermain layangan besama paman saya dulu (haha dasar anak kecil, jd kalo waktu itu saya dikasih rokok secara gratis, mungkin saya akan menilai merokok adalah kegiatan cukup masuk akal ) :D

Menginjak remaja, masa-masa pencarian jati diri, saya sedikit tahu bahwa merokok itu berbahaya, di sekeliling saya sebetulnya teman-teman saya banyak yang ngerokok bahkan ada pula yang ngeganja, bukannya sy tidak tertarik, ada keinginan juga mencicipi, tetapi pembicaraan sebagian besar selalu berakhir seperti ini

friend : dit garpit ?
saya : errr, henteu ah (sedikit ragu2, 1/2 mau, 1/2 tidak)
friend : ah maneh mah nga roko wae teu wani !!!
saya : tertawa kecil

senyap, sekian detik kemudian

friend: tapi alus ketang dit, entong lah maneh mah entong ngaroko, engke bisi katagihan
saya : oh ….

Klik di sini kalau masih penasaran …

Jun04

Menurut hukum fisika, gesekan akan terjadi bila dua benda saling berbenturan, akibatnya hal ini akan menghasilkan panas dari kedua benda tersebut, nah begitu juga dengan manusia, bila ada 2 manusia yang sering berinteraksi entah itu suami – istri, sahabat dekat, anak-orang tua , karyawan – boss, teman sekantor , tetangga dengan tetangga, gesekan tidak mungin dihindari manakala 2 atau lebih dari yang tersebut di atas berbenturan.Banyak hal yang bisa mengakibatkan gesekan itu terjadi, misalnya dalam kasus orantgtua-anak, panas akan timbul apabila si anak protes akan kebijakan orangtuanya menyekolahkannya di sekolah tertentu sedangkan si anak tidak menyukainya, atau dalam kasus tetangga-tetangga, tetangga tidak terima dengan berisiknya sound system rumah kita

Dalam kehidupan nyata akibat berbenturan tersebut, layaknya yang terjadi dalam hukum fisika suasana panas seringkali timbul, akibatnya seringkali terjadi perasaan yang tidak mengenakan dari kedua belah pihak, apalagi bila salah satu pihak memuncak emosinya, wah entahlah suasana panas yang timbul lama-lama bisa juga terbakar dan juga meledak, kalau sudah begini gesekan yang terjadi akan mengakibatkan tindak kekerasan dalam suatu hubungan, sering kan kita lihat di tayangan Televisi, anak membunuh orangtuanya akabat tidak dibelikan motor, atau karyawan membunuh majikannya karena dendam akbiat dimarahi majikannya habis2-an sehari sebelumnya dan lain sebagainya

Klik di sini kalau masih penasaran …

Jul18

suatu saat nanti aku akan jadi sarjana ?, maka ketika itulah kehidupanku akan lebih baik
suatu saat nanti aku akan menikah ?, maka ketika itulah kehidupanku akan lebih baik
suatu saat nanti aku akan naik gaji ?, maka ketika itulah kehidupanku akan lebih baik
suatu saat nanti aku akan punya perusahaan ?, maka ketika itulah kehidupanku akan lebih baik

hmm

betulkah pernyataan di atas ?, bisa ya bisa juga tidak tetapi aku bisa pastikan bahwa kebanyakan kehidupan yang lebih baik itu tidak akan pernah terjadi

manusia adalah makhluk yang sangat imajinatif yang sayangnya imajinasinya itu seringkali digunakan untuk menghancurkan dirinya sendiri, imajinasinya seringkali mengalahkan kenyataan, manusia berkhayal bila dia meraih sesuatu maka pastilah hidupnya akan menjadi lebih baik, sayangnya semua bualan dan khayalannya itu hanya terjadi di masa depan, sesuatu yang menurutku absurd dan tidak ada , dan sama sekali tidak bisa dicapai

Klik di sini kalau masih penasaran …