Abis nonton film Confessions of Shopaholic, jadi sedikit terinspirasi mengenai uang dan hutang
ini beberapa hal yang berkelabat di pikiran saya
- Hindari hutang, terutama hutang yang digunakan untuk membeli barang konsumtif
- Hanya rumah, satu-satunya barang yang boleh dihutangin, kecuali kalo punya uang kontan untuk membelinya, maka silahkan beli kontan
- Orang bilang tidak apa-apa berhutang untuk tujuan bisnis, saya sih tidak setuju, terutama kalau bisnis itu baru saja dibangun, bisnis paling bagus didanai oleh diri sendiri atau minimal oleh para co-foundernya, Bisnis yang didanai oleh orang lain, akan menyebabkan para co-founder kehilangan kontrol atas bisnisnya, kita tidak bisa lagi merencanakan dan menargetkan sesuatu sesuai dengan yang diinginkan, alih-alih apa yang kita putuskan selalu harus disetujui oleh orang yang memberi hutang tersebut
- Jangan punya kartu kredit, jangan tergiur sekalipun customer service merayu gila-gilaan, jangan pula tergiur dengan teman, kalau teman punya kartu kredit, itu tidak berarti kita harus punya juga, kalo ada yang bilang fungsi kartu kredit adalah untuk emergency itu nggak sepenuhnya benar juga, pakai kartu debit untuk tujuan emergency, sekarang sudah banyak penerbit bank yang mengeluarkan kartu debit berlogo VISA atau Mastercard
- Rumus beli barang = Bayar Kontan atau Tidak beli sama sekali, gak punya motor ?, ada angkot, gak punya HP keren ?, HP murah skrng banyak , gak punya laptop ?, masih ada PC, gak punya PC ? masih ada warnet, gak mau pake HP murah dan masih tetep pengen HP keren, paksakan nabung
- Kredit = mengorbankan kenyamanan masa depan dengan kenyamanan masa sekarang
Sebetulnya saya udah penasaran banget pengen nonton Film ini, makin penasaran manakala banyak yang bilang film ini bagus, cuma sialnya, di Bandung Star Trek baru dirilis baru-baru ini, padahal di Jakarta Star Trek udah muncul dari pertengahan Juni. Saya bukan trekker (FANS STAR TREK), saya tidak punya gambaran cerita Star Trek itu tentang apa, dulu waktu kecil sebetulnya tau kalau Star Trek Series ditayangin di RCTI, sayangnya saya tidak ingat ceritanya bagaimana, yang saya tau hanya karakter Jean Luc-Picard yang botak, Data sang robot dan pesawat Enterprise yang legendaris itu
Saya sudah menunggu-nunggu film itu terutama karena terkesan oleh Transformers 1 (T1) yang menurut saya almost perfect, nonton hari minggu kemaren dan saya terkejut juga, yang nonton membludak, saya dapet tiket sehari sebelumnya nitip sama adik ipar, yah walaupun dapat kursinya sedikit kurang ideal, dapat di pinggir, tapi ya itu masih lebih baik daripada di depan, lagipula mengingat banyak orang yang antri dan dapat tiketnya sangat sulit, saya bersyukur bisa nonton film ini, oiya seumur-umur kenal dengan bioskop baru kali ini sy ngeliat antrian yg gila abis, pintu belum dibuka pun penonton pada ga sabar nungguin BERDIRI di depan pintu, ketika melihat hal tsb, saya bertanya-tanya dalam hati, wah ini film mesti lebih bagus dari yang pertama , kalo nggak semangat penonton yang sangat tinggi ini bisa pudar dengan sia-sia kalau filmnya jelek
Wall-E adalah cerita tentang sebuah robot mungil pengelola sampah, yang lupa dimatikan sebelum semua manusia pergi ke luar angkasa, selama beratus-ratus tahun dia tinggal sendirian di bumi, kecuali pada tahun 2805, “hidupnya” ditemani oleh seekor kecoa, pada tahun yg sama pula Wall-E jatuh cinta kepada sebuah robot bernama Eve, yg dikirim dari luar angkasa (pesawat AXIOM) untuk meneliti apakah masih ada tumbuhan di Bumi, pertemuan Eve dan Wall-e pun terjadi, dan kisah hebat pun dimulai