Dec13

Tidak dipungkiri memilih suatu Sistem Operasi, menginstallnya lalu mempelajarinya adalah suatu proses yang menyenangkan, saya pribadi memilih OS sebisa mungkin memilih berdasarkan kebutuhan, tetapi tidak dipungkiri juga sebagai manusia saya kadang memilih OS berdasarkan subjektifitas semata, benci atau suka terhadap Sistem Operasi tertentu tanpa berdasarkan alasan yang logis, seperti ketidaksukaan saya terhadap Distro Linux turunan Debian, ya dulu memang saya punya pengalaman jelek terhadap distro ubuntu, kalau tidak salah waktu zamannya Ubuntu Breezy Badger dimana waktu itu saya punya pengalaman kesulitan dalam menginstall (baca : compile) agar support mp3 dan gagal, karena Trauma sampai sekarang saya tidak pernah lagi mencoba menginstall ubuntu, padahal yang saya ketahui dari berbagai artikel di internet, Ubuntu terbaru (Karmic Koala) sudah sangat user-friendly, tetapi tetap saja hal itu tidak membuat saya tertarik… haha aneh memang saya ini

Di atas adalah sekilas dualisme motivasi saya dalam memilih Sistem Operasi, dan dibawah ini saya ingin berbagi, apa Sistem Operasi favorit saya saat ini dan mengapa saya menggunakannya

1. Linux CentOS 5 - Production Server

Reliable, mungkin itulah kata-kata yang tepat mengapa CentOS menjadi pilihan saya untuk menangani Production Server, dibanding Distro Lain (misalnya Fedora), CentOS mungkin kurang “bleeding-edge” a.k.a up to date dibandingkan Fedora, tetapi karena kurang up to date itulah kelebihan CentOS, distro yang bleeding-edge mempunyai satu kekurangan, karena cepatnya rilis cycle suatu paket, terkadang mengorbankan sisi testing, ada beberapa bagian yang luput dari test, sehingga jika kita memakainya bisa menyebabkan crash system, pada Fedora saya pernah mengalami ini, sedangkan di CentOS update pake relatif jarang, mengapa ?, karena paket yang dirilis harus ditest secara menyeluruh dan harus benar-benar stabil, tidak sekadar “bleeding-edge” saja

2. Linux Fedora 10 “Cambridge” - Personal Server/Desktop

Saya menggunakan Fedora untuk 2 kebutuhan yaitu kebutuhan Server Pribadi dan juga untuk OS di desktop, server pribadi saya gunakan untuk belajar, untuk otak-atik kalo perlu sampai kacau balau, dan kalau sudah kacau saya ingin kembali ke keadaan semula saya bisa reinstallnya dengan mudah (di production server tentu saja saya nggak bisa melakukan ini, gila namanya kalau itu dilakukan ^_^) , Fedora juga sering saya gunakan untuk proxy pribadi, kebetulan kalau sedang pake Fren Mobi terkadang ada beberapa website yang terblok, dengan adanya proxy pribadi ini tentu saja saya terbantu untuk mengakses situs yang terblok tersebut.

3. Mac OSX 10.5 “Leopard” - Mobile Computing + Coding

Powerful dan Secure, itulah yang saya rasakan ketika menggunakan Mac OSX untuk bekerja, buat saya boleh dibilang Mac OSX adalah perpaduan antara Secure-nya *nix dengan kemudahan MS Windows, selain itu tentu saja saya juga jatuh cinta kepada Mac OSX karena desainnya yang cantik, bukan hanya di luar, tetapi di dalam OS ini benar-benar intuitif, ada banyak fungsi-fungsi yang ditempuh hanya dengan sedikit klik, selain itu hanya Textmate yang ada di MacOSX, textmate ini adalah software andalan saya untuk bekerja, karena saya merasa dengan menggunakan textmate produktivitas saya lebih bagus ketimbang pake IDE lain (netbeans atau scite)

4. MS Windows XP SP2 - Entertainment

Sebetulnya di antara keluarga windows, Windows 98 SE adalah favorit saya, desainnya lebih cantik dan juga di zamannya sangat powerful, boleh dibilang bagi saya tidak ada yang menandingi Windows 98 SE pada waktu itu. Namun pada saat sekarang tentu saja bagi saya hampir mustahil untuk menggunakan Windows 98 SE, apalagi mengingat aktivitas saya di Windows biasanya untuk hiburan, bermain game2 terbaru ataupun memutar Film Blu-ray, Windows 98 SE tentu saja tidak bisa melakukan hal itu. Nah oleh karena itu pilihan jatuh terhadap Windows XP, lebih ringan dari Vista dan lebih cocok untuk hiburan ketimbang Windows 98 SE. tetapi walaupun begitu, dalam waktu dekat sepertinya saya akan mempensiunkan Windows XP, OS Microsoft yang terbaru Windows 7 tampak menjanjikan, banyak review yang bilang Windows ini lebih ringan dari Vista, dan saya tidak akan muluk-muluk menginstall Windows 7 versi ultimate, saya kira saya berencana menginstall Windows 7 Home Basic saja, saya tidak suka efek Aero di versi ultimate, bagi saya memory yang dialokasikan buat Aero bisa dihemat dan dipergunakan apabila saya sedang maen game

Terakhir, ini masih rencana, saya masih ingin membangun sebuah barebone PC untuk kebutuhan multimedia storage server di rumah, PC 2nd low-end dengan Harddisk besar mungkin 2 - 4 Tera, tempat untuk menyimpan koleksi Film Blu-ray, DVD, MP3, Master Game dan juga sebagai Backup file2 penting, saya masih bingung OS apa yang cocok untuk storage server kecil-kecilan, sejauh ini saya tertarik terhadap OpenFiler Linux atau Fedora 12 versi LXDE, tetapi walaupun begitu saya masih mencari alternatif lainnya, nah kawan mungkin ada yang bisa ngasih saran ?

Sep26

Apa itu privoxy ?, ringkasnya privoxy adalah sebuah software proxy yang mempunyai fitur untuk memblok iklan, saya memakai ini bukan karena ingin memblok iklan,tetapi karena setup-nya yang cukup mudah dan sederhana dibanding proxy laen (misalnya squid)

Mengapa saya perlu memakai proxy ?, ini dikarenakan belakangan ini Fren Mobi tidak bisa mengakses situs-situs tertentu, awalnya sih saya cuekin, toh memang situs-situs tertentu itu memang jarang saya akses, nah menjadi masalah manakala kemaren tiba2 Fren Mobi ngeblok FACEBOOK ^_^, sekali lagi saya katakan .. FACEBOOK, iya benar FACEBOOK yang itu, bukan yang laen (emang ada yg laen ?). Awalnya saya coba memakai proxy yang tersedia di internet … dari mulai proxy telkom sampe proxy2 yang banyak bertebaran tapi nggak nyala semua, terus coba Web Proxy macam di anonymousblabalbala.com, bisa sih akses Facebook, cuma ketika login diblok … karena ternyata layanan ini mesti bayar sekitar $40/6 bulan, beuh males tau … tanggal 1 masih lama :D

Belum menyerah, saya ingat punya VPS, nah coba bikin Web Proxy sendiri pake ruby on rails …setelah coba-coba, euuh ternyata ribet banget (terutama kalo nge-handle request POST, maintain session dll), ini sih gak akan selesai dalam sehari, akhirnya coba cari opsi lain, nyoba install squid, setelah install squid kelar, siap2 liat dokumentasi … BUJUG, dokumentasinya banyak bangeet, gak tau harus mulai darimana, pusing, setelah itu cari di wikipedia apakah ada proxy server selain squid yang lebih sederhana dan ketemulah privoxy, akhirnya saya coba install di VPS CentOS kesayangan saya, langkahnya sbg berikut

(asumsi anda login sebagai super user di Server anda)

install privoxy

yum install privoxy

buka config

nano /etc/privoxy/config

temukan directive listen-address, kalau di GNU Nano tinggal tekan ctrl-w “listen-address”, hapus listen-adress 127.0.0.1:8118, menjadi

listen-address 5.5.5.5:8000

5.5.5.5 adalah ip adress server anda, 8000 adalah port TCP, pastikan portnya tidak diblok oleh ISP anda atau oleh Server anda sendiri

nyalakan privoxy

/sbin/service privoxy start

seandainya privoxy gagal menyala dengan error, “can’t bind address blabalabla” itu tandanya port tersebut sudah dipakai oleh aplikasi lain, untuk melihat daftar port yang sedang dipakai bisa masukan perintah

netstat -tulpn | less

seandainya memang terpakai, anda harus mengganti dengan port lain, silahkan edit kembali file konfigurasi, setelah itu coba nyalakan privoxy

jikalau masih error juga, berarti firewall memblok port tersebut, untuk membukanya, silahkan edit konfigurasi iptables anda supaya membuka port yang anda maksudkan, caranya gmn ?, silahkan baca manual iptables, saya sendiri sih males ngedit2 konfigurasi iptables, pusing dan bikin stress, jadi saya pake cara kotor ajah matiin iptablesnya wkwkwkwwk (SANGAT TIDAK DIREKOMENDASIKAN)

matiin iptables

/sbin/service iptables stop

nyalakan kembali privoxy

/sbin/service privoxy start

nah sampai sini privoxy mestinya sudah menyala, kalo belum yah itu berarti faktor MUKA, anda kurang ganteng (woot)

setelah itu silahkan setting proxy-nya dari browser anda, kalo di firefox

preferences –> advanced –> network —> settings –> manual proxy , masukan ip address server beserta portnya

selesai deh, Happy Browsing :)

Sep23

Baru saja saya menyewa VPS hosting di www.eapps.com, satu yang saya suka akhirnya saya mendapatkan VPS dengan OS CentOS 5, namun ketika login via ssh, saya terkaget karena yum belum terinstall, hiii saya nggak bisa membayangkan kalau mengcompile yum from source, pasti ribet, namun untunglah ini tidak terjadi, setelah tanya ke oom Google, akhirnya saya menemukan bagaimana install yum tanpa perlu compile, tentu saja install Via RPM beserta dependenciesnya, inilah caranya

  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/elfutils-libs-0.125-3.el5.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/gmp-4.1.4-10.el5.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/readline-5.1-1.1.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/python-2.4.3-21.el5.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/python-iniparse-0.2.3-4.el5.noarch.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/libxml2-2.6.26-2.1.2.1.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/libxml2-python-2.6.26-2.1.2.1.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/expat-1.95.8-8.2.1.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/python-elementtree-1.2.6-5.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/sqlite-3.3.6-2.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/python-sqlite-1.1.7-1.2.1.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/elfutils-0.125-3.el5.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/rpm-python-4.4.2-48.el5.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/m2crypto-0.16-6.el5.2.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/python-urlgrabber-3.1.0-2.noarch.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/yum-metadata-parser-1.1.2-2.el5.i386.rpm
  • rpm -Uvh http://mirror.centos.org/centos-5/5/os/i386/CentOS/yum-3.2.8-9.el5.centos.1.noarch.rpm
  • yum -y update

dan yum pun akan terinstall dan langsung melakukan update, so dengan yum sy bisa leluasa deh menginstall paket-paket yg saya butuhkan

sumber : http://wiki.openvz.org/Yum_-_installing