Jun21

Melayang sekelabat jin infrit meniup nafas ke sana kemari
Menggoyang dada hati nurani
Bergemuruh aura bergejolak ingin terbang tinggi
Hanya waktu yang menahan esensi lain tak kurang suatu apapun

Jika kurenung esok pesona mentari ada di ufuk
Bayang-bayang ini terkesima
tapi di dalam buaian
ah ternyata ini masih mimpi
bulan masih nyaman menerima kalbu

Sel-sel darah ini mengalir mengikuti arah
Tapi hanya satu kanker yang bergerak tanpa aturan
satu kata “berani” tapi merusak
yang berkelana tidak diatas melainkan di bawah jalan
terbalik tak sesuai minoritas lagi menantang membuahkan CHAOS
mengajari itulah sesunggungnya HIDUP

1 Comment

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Gravatar: You can have a picture at the top of each your comments by getting a Gravatar

Ade Malsasa Akbar
June 21, 2011 4:22 pm

	

Salam Mas Adit,

Apa kabar? Saya kangen berbincang lagi dengan mas. Masih ingat saya? :-D Saya bertekad untuk kembali blogging dengan gaya lama: santai. Cukup satu tetapi kontinyu.

Saya sangat senang mengetahui mas masih aktif mengisi blog ini. Maju terus, Kiara Condong!

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.