Abis nonton film Confessions of Shopaholic, jadi sedikit terinspirasi mengenai uang dan hutang
ini beberapa hal yang berkelabat di pikiran saya
- Hindari hutang, terutama hutang yang digunakan untuk membeli barang konsumtif
- Hanya rumah, satu-satunya barang yang boleh dihutangin, kecuali kalo punya uang kontan untuk membelinya, maka silahkan beli kontan
- Orang bilang tidak apa-apa berhutang untuk tujuan bisnis, saya sih tidak setuju, terutama kalau bisnis itu baru saja dibangun, bisnis paling bagus didanai oleh diri sendiri atau minimal oleh para co-foundernya, Bisnis yang didanai oleh orang lain, akan menyebabkan para co-founder kehilangan kontrol atas bisnisnya, kita tidak bisa lagi merencanakan dan menargetkan sesuatu sesuai dengan yang diinginkan, alih-alih apa yang kita putuskan selalu harus disetujui oleh orang yang memberi hutang tersebut
- Jangan punya kartu kredit, jangan tergiur sekalipun customer service merayu gila-gilaan, jangan pula tergiur dengan teman, kalau teman punya kartu kredit, itu tidak berarti kita harus punya juga, kalo ada yang bilang fungsi kartu kredit adalah untuk emergency itu nggak sepenuhnya benar juga, pakai kartu debit untuk tujuan emergency, sekarang sudah banyak penerbit bank yang mengeluarkan kartu debit berlogo VISA atau Mastercard
- Rumus beli barang = Bayar Kontan atau Tidak beli sama sekali, gak punya motor ?, ada angkot, gak punya HP keren ?, HP murah skrng banyak , gak punya laptop ?, masih ada PC, gak punya PC ? masih ada warnet, gak mau pake HP murah dan masih tetep pengen HP keren, paksakan nabung
- Kredit = mengorbankan kenyamanan masa depan dengan kenyamanan masa sekarang
- Kredit bagai merokok, pertama kali menghisap tidak terasa apa-apa, selanjutnya terus ketagihan sampai-sampai jumlah tagihan 50% dari penghasilan bulanan, atau lebih buruk lagi jumlah tagihan menyamai penghasilan bulanan, kalo sudah begini hidup bisa terasa tidak enak, yang ada malah stress he he
- Ada uang lebih, sebisa mungkin investasikan, kalaupun misalnya kita cuma punya uang lebih Rp 100.000, jangan dipikir itu tidak bisa digunakan buat investasi, tabunglah atau konversikan ke barang berharga seperti emas, dan jika uangnya mencukupi untuk investasi, bisa investasi di Reksadana Syariah (ada loh Reksadana yg minimal cuma 1 jt, malah denger2 ada juga yg dibawah itu), uang hasil investasi jangan digunakan untuk apa-apa, tapi gunakan untuk investasi lagi, begitu seterusnya sampai kalau perlu anda bisa naik haji hanya dengan uang investasi ini
- Ada uang lebih, gunakan untuk shadaqoh, berikan dari orang yang terdekat (saudara, tetangga) samapai yang terjauh, shodaqoh itu menyebabkan uang mengalir di sekeliling kita, dan kalau ada uang mengalir di sekeliling kita, orang-orang di sekeliling kita kesejahteraanya bisa meningkat, imbasnya kejahatan yang berkaitan dengan masalah sosial bisa menurun, so Shodaqoh bisa menjadi Asuransi sosial, pas dengan ajaran islam kalau Shodaqoh bisa menghindarkan kita dari musibah
- Terus biarkan uang mengalir dan jangan dibiarkan diam menetap, 2 cara mengalirkan uang adalah dalam bentuk Investasi dan Shodaqoh, uang yang kita alirkan akan memiliki 2 fungsi, yaitu sebagai Simpanan Kekayaan Harta & Simpanan kekayaan sosial, uang yang mengalir dari investasi dan shodaqoh cepat atau lambat kan kembali ke diri kita, dari investasi kalo untung hasilnya bisa datang dalam bentuk uang, kalo rugi hasilnya datang dalam bentuk pelajaran, dari shodaqoh hasilnya datang dalam bentuk Asuransi sosial, bisa juga datang dari rasa senang membantu yang kesusahan, kalaupun pada akhirnya Asuransi sosial tidak terbentuk, ya paling tidak kita telah menabung pahala
- Tabungan bukan berfungsi untuk menyimpan kekayaan, tabungan digunakan untuk tujuan konsumtif pengganti kredit untuk membeli barang, jangan gunakan tabungan untuk menyimpan kekayaan, kalau tabungan digunakan untuk menyimpan kekayaan, kita akan merugi, karena nilai uang akan berkurang tergerus oleh inflasi
so itulah pendapat saya, bagaimana dengan anda ?, apa sikap atau visi anda tentang uang dan hutang ? silahkan dibagi di sini
permalink : http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/26/inspirasi-acak-mengenai-uang-dan-hutang/
bang FIKO
October 27, 2009 12:56 pm
haha.. udah mewakili kayaknya tuh…
Yang ini kayaknya lebih paling menarik:
Tabungan bukan berfungsi untuk menyimpan kekayaan, tabungan digunakan untuk tujuan konsumtif pengganti kredit untuk membeli barang, jangan gunakan tabungan untuk menyimpan kekayaan, kalau tabungan digunakan untuk menyimpan kekayaan, kita akan merugi, karena nilai uang akan berkurang tergerus oleh inflasi
Karena dengan itu orang-orang akan lebih memilih debt card ketimbang credit card