Merebut pangsa pasar, berkompetisi, membuat produk berkualitas adalah cara elegan untuk mencegah pesaing bisa berjaya. sedangkan protes, hmm itu tidak salah tetapi menurut saya tidak punya pengaruh signifikan selain menguntungkan yang diprotes karena strategi Viral Marketingnya berjalan dengan mulus
Nah saya tidak tahu mengapa sih sepertinya kita ini sulit atau bahkan tidak mau berkompetisi ?, tidakkah umat Islam akan bangga apabila punya Film Box Office sekelas The Lords of The Rings yang judulnya Menculik kedigdayaan Umar bin Abdul Aziz misalnya, atau film yang berjudul Menculik Cordoba, ketika Ekonomi Islam berjaya di Eropa ?, jikalau umat islam punya Film Director sekelas Steven Spielberg, yakinlah kita bisa membuat film EPIC yg juga mencerahkan yang bisa terpatri lama di otak kita, jika umat islam punya orang sekelas James Cameroon, yakinlah dia akan menduduki jabatan2 penting di dunia Film sehingga bisa memberi pendidikan dan pengaruh kepada masyarakat kalau Film tipikal seperti “menculik titik2 yang pemainnya di impor dari jepang itu” hampir dipastikan adalah sampah
Tahun tahun belakangan ini awalnya saya senang dengan munculnya beberapa film bernafaskan islam, suatu langkah awal yang bagus buat bersaing, tapi makin ke sini entahlah kualitasnya jadi berkurang dan malah lebih mirip Shitnetron, ah miris memang
Yah begitulah, semuanya ironis ya, termasuk saya, menghimbau untuk tidak protes dengan cara protes, ah sudahlah lebih baik saya coding lagi, karena cuma di dunia web developer saya mampu berkompetisi
permalink : http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/13/tak-mau-berkompetisi/
sugiarto
October 13, 2009 4:31 pm
ayo donk berkompetisi, berlomba-lomba dalam kebaikan