Oct05

Sebetulnya saya udah penasaran banget pengen nonton Film ini, makin penasaran manakala banyak yang bilang film ini bagus, cuma sialnya, di Bandung Star Trek baru dirilis baru-baru ini, padahal di Jakarta Star Trek udah muncul dari pertengahan Juni. Saya bukan trekker (FANS STAR TREK), saya tidak punya gambaran cerita Star Trek itu tentang apa, dulu waktu kecil sebetulnya tau kalau Star Trek Series ditayangin di RCTI, sayangnya saya tidak ingat ceritanya bagaimana, yang saya tau hanya karakter Jean Luc-Picard yang botak, Data sang robot dan pesawat Enterprise yang legendaris itu

Pada saat nonton pun, jujur saja, saya seperti nonton film yang benar-benar baru, kemana Kapten yang botak itu ?, lah koq namanya lain ? (James T Kirk), belakangan saya baru tau bahwa Star Trek The Movie ceritanya diambil dari timeline Star Trek yang original. Di indonesia, setau saya series ini tidak begitu populer, apalagi waktu itu ditayangkan terbalik, Star Trek : The Next Generation (Jean Luc Picard - RCTI) dulu, baru deh Star Trek Original (James T Kirk - SCTV), padahal di Amerika sana, yang ditayangkan tentu saja Star Trek Original terlebih dahulu

Cerita Star Trek The Movie berkisah tentang awal-awal kru USS Enterprise terbentuk, dimana James T Kirk dan Spock bertemu, James Kirk muda adalah seorang remaja berandalan yang ugal-ugalan, namun walaupun begitu dia sangat cerdas, dia adalah anak George Kirk, seorang pahlawan Armada Bintang (Starfleet) yang mati mengorbankan nyawanya demi para krunya. James Kirk ini awalnya tidak mau masuk ke Armada Bintang, namun ditantang oleh Christopher Pike (Captain USS Enterprise) apakah dia hanya ingin hidup biasa-biasa saja atau ingin hidup menjelajah bintang dan menyamai kepahlawanan ayahnya ?, Sedangkan Spock adalah makhluk “blasteran”, Ayahnya seorang Vulcan, sedangkan ibunya seorang manusia. Para Vulcan adalah ras yang sangat mengagungkan logika, dan Spock pun dididik dengan cara ini, namun walaupun begitu terkadang Spock tidak bisa mengendalikan sisi emosionalnya, ini mengkhawatirkan bagi para Vulcan, dan akhirnya pada akhir studi Spock menolak tawaran untuk tetap di akademi dan dia memilih ke bumi, bertemu nenek moyang ibunya dan bergabung dengan Armada Bintang.

Sebagai sebuah film bioskop yang diadaptasi dari film seri, saya kagum dengan independensi film ini, anda bisa menikmati film ini tanpa perlu tau film series originalnya seperti apa, dan yang bikin saya kagum adalah kebetulan film ini bercerita tentang Alternate Universe, dimana orang-orang star trek dari masa depan tidak sengaja masuk ke masa lalu dan mengubah tatanan sejarah di masa lalu, jadi walaupun orang-orang di masa depan dan masa lalu adalah sama, takdir dan history yang mereka bangun bisa berbeda. ini sangat menarik, Selain membuat ceritanya terlepas dari cerita originalnya, ini juga memungkinkan untuk memunculkan sekuel-sekuel selanjutnya yang ceritanya sama sekali baru

Kagum yang kedua, di berbagai sisi, film ini sangat pas dan berimbang, saya tidak bosan dengan joke-jokenya, saya tidak bosan dengan aksinya, saya tidak bosan perangnya dan saya tidak bosan dengan spesial efeknya, tidak seperti Transformers II yang banyak dialog nggak penting atau adegan aksinya yang maksa dipanjang2-in, begitu pun dengan Angel & Demons yang hanya memperbanyak adegan aksi saja, sementara kedalaman cerita terabaikan dan kurang greget

Kagum yang ketiga adalah joke, asli ngakak di tengah serius itu bisa bikin ketawa maksimal, saya kagum dengan susupan kelucuan di film ini, selain terkesan nggak dibuat-buat, joke pun bisa menjadi penyegar di kala “menurunnya alur film”, jadi nonton film ini serasa diobok2, perasaan dibuat naik-turun kayak Roller Coaster. salah satu joke favorit saya adalah ketika para awak men-starter USS Enterprise pertama kali, semua kru dengan bagiannya masing-masing telah menyiapkan pesawat untuk berangkat, di tengah muka yang serius dan mesin mulai menyala, tapi anehnya pesawat nggak mau jalan, dan setelah ditelusuri, ternyata seorang kadet lupa untuk melepas rem tangan …. grrr saya pun ngakak gak ketulungan

Kagum yang keempat adalah cerita, what a nice story, banyak plot keren yang terjadi di film ini, dan lebih dari semua itu kebanyakan unpredictable, terus motif setiap karakter & latar belakangnya terjelaskan dengan jelas mengapa mereka berbuat begitu ?, mengapa Nero ingin menghancurkan seluruh federasi, mengapa Prime Spock tidak dibunuh segera setelah dia ditangkap ?, mengapa Pesawat Narada adalah pesawat penambangan bukan pesawat perang ?, Mengapa Prime Spock membohongi James Kirk agar dia segera pergi ke Enterprise ?

Sisanya selain itu musik dan spesial efek, ya kalo ini sih kualitasnya standard (sama dengan Star Wars : Revenge of The Sith lah), hanya satu spesial efek yang bikin hati saya teriak “Gila KEREN ABIEEZ, KEREN KEREN BANGET PUOOOL” adalah waktu kemunculan pesawat Narada lalu berperang dengan USS Kelvin

Kesimpulannya

  1. Rating 9,5/10
  2. Damn, pengen nonton lagi *_*
  3. Mesti Beli DVD Aslinya, mudah2an November ini udah tersedia *h2c*
  4. The Best movie this year so far, satu2nya yang mungkin menggeser Star Trek adalah Avatar yg bertema Sci-Fi angkasa juga, dirilis nanti akhir tahun, avatar ini hype-nya dari awal tahun udah gila2-an, yah kita liat aja entar sebagus mana Avatar itu

Permalink : http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/05/ulasan-star-trek-the-movie/

1 Comment

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Gravatar: You can have a picture at the top of each your comments by getting a Gravatar

ryodimas
October 6, 2009 12:02 pm

jadi pengen nonton neh….

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.