tulisan kali ini sebetulnya adalah ulangan dari tulisan ini, hanya kali ini disajikan dalam bentuk FAQ (Frequently Ask Question)
T : apa itu telecommuting ?
J : bekerja secara jarak jauh, dimana pemberi pekerjaan dan penerima pekerjaan berada di tempat yang terpisah, ini bisa terjadi dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan internet
T : kerja apa saja yang bisa di-telecommuting kan ?
J : hampir semua pekerjaan, terutama yg bisa diselesaikan melalui komputer, contoh : programmer, graphic designer, server administrator, EDP, accountant, writer, drafter, blogger dll
T : hal-hal apa sajakah yang perlu dipersiapkan untuk memulai kerja telecommuting
J : pertama koneksi internet yg stabil, ingat sekali lagi bukan cepat… tapi STABIL, buat apa cepat tapi sering mati, pengalaman saya 256 kbps itu udah cukup untuk kerja telecommuting, itupun dipakainya berdua, kedua komputer tentu saja, ketiga secangkir kopi ginseng
T : bagaimana cara mendapatkan kerja telecommuting ?
J : kirim CV secara biasa (bisa lewat email) ke perusahaan-perusahaan yg tidak mewajibkan pekerjanya bekerja secara onsite, terutama kirim ke perusahaan negara maju seperti USA ataupun negara2 Eropa barat, di sana telecommuting sudah lumrah, di indonesia juga sebetulnya ada beberapa perusahaan yg seperti ini cuma saya pikir belum banyak ada
T : bagaimana cara menemukan perusahaan-perusahaan seperti yang tersebut di atas
J : tanya paman google, misalnya anda ingin cari kerjaan accounting, coba saja masukan keyword seperti ini “accountant telecommuting work”
T : selain tanya ke google, adakah solusi lain
J : bisa nyari ke situs penyedia pekerjaan telecommuting seperti odesk.com, elance.com, guru.com, linkedin.com dll
T : bagaimana dengan kontrak kerja ?
J : umumnya tidak ada durasi kontrak kerja, jadi kalo client tidak suka kerjaan anda, dia bisa memecat anda kapan saja, namun walaupun begitu ketika awal bekerja anda biasanya diharuskan menandatangani dokumen NDA, NDA ini biasanya berisi tentang peraturan tentang rahasia perusahaan dimana anda dilarang menyebarkan secara luas hasil pekerjaan anda
T: Jam kerja telecommuting itu seperti apa ?
J : tergantung, antara 10 - 40 jam per pekan, senin - juma’at, atau ada juga yang malah di akhir pekan saja, waktu kerja umumnya fleksibel, anda bisa kerja kapan saja, bisa pagi, siang, malam atau shubuh, namun walaupun begitu ada waktu2 tertentu yang mengharuskan anda online untuk komunikasi dengan klien, biasanya durasinya 2-4 jam setiap hari
T: bagaimana cara komunikasi dengan client/ anggota team ?
J : biasanya komunikasi terjadi lewat aplikasi chatting seperti YM atau Gtalk, untuk beberapa perusahaan ada juga yang mewajibkan voice chat dan kalau keadaan mendesak, ada juga client yang menelpon langsung ke no telepon kita
T : perlukah bisa berbahasa inggris ?
J : perlu tapi tidak harus lancar, passive english itu udah cukup untuk komunikasi dengan client, tentu saja kalau bisa active itu lebih baik
T : bagaimana kita dibayar ?
J : kalo anda dapat pekerjaan dari Eropa Barat atau USA, biasanya anda dibayar perjam, setelah pekerjaan selesai, biasanya anda disuruh melapor berapa jam waktu yang telah anda habiskan untuk menyelesaikan suatu tugas
T : wah kalo begitu asyik dong, kita bisa korupsi waktu, misalkan kita melapor sudah kerja selama 10 jam, padahal yg dikerjakan cuma 2 jam
J : tentu saja bisa, tetapi buat apa ?, memangnya klien bodoh, mereka juga bisa mengukur berapa lama waktu yang dihabiskan buat menyelesaikan suatu pekerjaan, kalo ketahuan ini akibatnya bisa fatal, mungkin anda bisa langsung dipecat
T : berapa range bayaran di pekerjaan telecommuting
J : tergantung negosiasi, untuk pekerjaan yang berkaitan dengan IT, yang level beginner bisa dapat antara $6 - $15/jam , yang level menengah $15 - $50/jam, yang level expert tentu saja $50/jam keatas, sedangkan untuk writer dan staff EDP , beginner bisa dapat $2-$4, level menengah ketas tentu saja bisa dapat lebih dari $4
T : bagaimana gaji kita dibayarkan
J: umumnya ditransfer Via paypal, payoneer atau western union
T : apa kelebihan bekerja telecommuting
J : lebih bebas, waktu yang fleksibel, pendapatan lumayan, boss umumnya baik hati, entahlah sudah 3 tahun sy kerja dengan bule, mereka itu jarang marah dan seringkali nggak segan tuk memuji, jujur saja pujian itu bisa membuat kita kerja lebih semangat, lalu pekerjaan telecommuting juga bisa dijadikan batu loncatan untuk jadi pengusaha, karena pekerjaan yang kita dapatkan bisa didelegasikan ke orang lain (baca : hire orang lain) lalu selanjutnya relatif jarang yang namanya politik “KANTOR”, seperti saling sikut, saling menjatuhkan, saling mengkhianati diantara anggota team, so alhasil bekerja telecommuting kadar stressnya sedikit (ya ya ya ini memang generalisasi, tapi memang begitulah fakta yang saya alami), dan pekerjaan telecommuting juga bisa membuat kita bebas nonton PERSIB , terutama kalo PERSIB mainnya sore hari, HIDUP PERSIB
T: apa kekurangan bekerja telecommuting
J : karena hampir tidak ada supervisi/pengawasan, seringkali lepas kontrol, pekerjaan yang seharusnya bisa dikerjakan siang hari, malah ditunda dan dikerjakan shubuh2, selain itu bekerja telecommuting juga tidak ada jaminan seperti asuransi kesehatan, pensiun dan fasilitas lainnya
note :
- FAQ ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis, jadi sangat mungkin berbeda pada setiap orang
- Bagi anda yang mempunyai pertanyaan tambahan, silahkan tulis di komentar, siapa tahu saya bisa tuk menjawabnya
eko sw
February 22, 2009 4:48 pm
wah, perbulan, bs mp 5jt ndak bro?