Selalu ada kesempatan dalam kesempitan, selalu ada peluang saat resesi, kalo anda kebetulan bergerak di bidang pekerjaan yang sekiranya bisa dikerjakan dengan jarak jauh (misalnya programmer, web desainer, accountant, writer, translator, data entry de el el), inilah kesempatan anda untuk terjun ke dunia outsourcing/offshoring terutama mencari proyek-proyek dari luar negeri
Kenapa harus di luar negeri ? ini dia alasannya
Resesi memaksa perusahaan (terutama perusahaan start-up) untuk hemat dan memotong biaya, salah satu biaya yang mungkin dipotong adalah biaya tenaga kerja, perusahaan-perusahaan IT Eropa dan Amerika mungkin akan berpikir ulang untuk me-hire programmer di negara mereka sendiri, karena rata2 standar budget untuk me-hire programmer eropa atau US itu ndak murah
Nah solusinya, perusahan-perusahaan tsb akan semakin gencar mencari talenta-talenta di negara berkembang, mengapa ?,karena standard gaji untuk me-hire programmer di negara berkembang relatif kecil, sedangkan sebaliknya bagi programmer negara berkembang tersebut akan menguntungkan, karena mereka digaji dengan menggunakan $, nah pertanyaanya maukah kita orang indonesia mengambil kesempatan ini ?, India, Ukraina, Filipina dan negara2 Amerika Selatan sudah melakukannya
Dan kalo anda tertarik tapi masih bingung bagaimana memulainya ?, silahkan kunjungi situs-situs penyedia remote working seperti
www.odesk.com
www.elance.com
www.scriptlance.com
atau kalo mau, anda bisa melamar secara biasa, ngirim CV dan lain-lain ke perusahaan-perusahaan start-up tersebut, dan bilang anda ingin bekerja secara remote. Sampai sini masih juga ragu ?, silahkan baca tips dari saya gimana cara dapat pekerjaan di odesk, atau kalau masih juga ragu, silahkan anda bisa juga berkunjung dan ngelmu di Ruangfreelance.com
so menarik bukan ?, bila anda bergaji $, tapi hidup di indonesia yang terhitung cost-livingnya rendah
Lalu tentang judul Maryamah Karpov dan subjudul Mimpi-Mimpi Lintang, banyak orang yang sepertinya bingung akan hal ini, akupun pada awalnya seperti itu, kok seperti tidak ada hubungannya antara judul dan isi, tapi setelah baca banyak, hmm ternyata itu adalah metafora, kata “Maryamah Karpov” mewakili sisi cerita dimana Andrea menceritakan pribadi-pribadi orang melayu pedalaman dan kebudayaanya, dan salah satu kebiasaan unik orang melayu itu adalah kebiasaan mereka menjuluki nama orang, seperti satu contohnya mak cik Maryamah itu, yang jago main catur, sehingga orang-orang meyandingannya dengan seorang maestro catur Anatoli Karpov, jadilah seumur hidup mak cik Maryamah dipanggil dengan nama Maryamah Karpov, sebetulnya bisa saja judulnya diganti misalnya dengan “Rustam Simpan Pinjam”, kata tersebut juga bisa mewakili isi cerita, tapi yah bagi telinga orang indonesia kata Maryamah Karpov tentu lebih menjual ketimbang Rustam Simpan Pinjam