Dec29

Selalu ada kesempatan dalam kesempitan, selalu ada peluang saat resesi, kalo anda kebetulan bergerak di bidang pekerjaan yang sekiranya bisa dikerjakan dengan jarak jauh (misalnya programmer, web desainer, accountant, writer, translator, data entry de el el), inilah kesempatan anda untuk terjun ke dunia outsourcing/offshoring terutama mencari proyek-proyek dari luar negeri

Kenapa harus di luar negeri ? ini dia alasannya

Resesi memaksa perusahaan (terutama perusahaan start-up) untuk hemat dan memotong biaya, salah satu biaya yang mungkin dipotong adalah biaya tenaga kerja, perusahaan-perusahaan IT Eropa dan Amerika mungkin akan berpikir ulang untuk me-hire programmer di negara mereka sendiri, karena rata2 standar budget untuk me-hire programmer eropa atau US itu ndak murah

Nah solusinya, perusahan-perusahaan tsb akan semakin gencar mencari talenta-talenta di negara berkembang, mengapa ?,karena standard gaji untuk me-hire programmer di negara berkembang relatif kecil, sedangkan sebaliknya bagi programmer negara berkembang tersebut akan menguntungkan, karena mereka digaji dengan menggunakan $, nah pertanyaanya maukah kita orang indonesia mengambil kesempatan ini ?, India, Ukraina, Filipina dan negara2 Amerika Selatan sudah melakukannya

Dan kalo anda tertarik tapi masih bingung bagaimana memulainya ?, silahkan kunjungi situs-situs penyedia remote working seperti

www.odesk.com
www.elance.com
www.scriptlance.com

atau kalo mau, anda bisa melamar secara biasa, ngirim CV dan lain-lain ke perusahaan-perusahaan start-up tersebut, dan bilang anda ingin bekerja secara remote. Sampai sini masih juga ragu ?, silahkan baca tips dari saya gimana cara dapat pekerjaan di odesk, atau kalau masih juga ragu, silahkan anda bisa juga berkunjung dan ngelmu di Ruangfreelance.com

so menarik bukan ?, bila anda bergaji $, tapi hidup di indonesia yang terhitung cost-livingnya rendah :D

Dec17

Tepatnya adalah 73,4126984126984 % atau setara dengan 370 halaman dari 504 halaman sudah aku membaca buku Maryamah Karpov : Mimpi-Mimpi Lintang, dan saya bersedih ……… bukan karena ceritanya sedih (saya belum tau endingnya bagaimana ?), tapi sedikit lagi jatah bacanya habis, imbasnya diam-diam aku malah berharap Andrea bikin buku ke 5, tentu saja dengan genre yang sama

Lalu tentang judul Maryamah Karpov dan subjudul Mimpi-Mimpi Lintang, banyak orang yang sepertinya bingung akan hal ini, akupun pada awalnya seperti itu, kok seperti tidak ada hubungannya antara judul dan isi, tapi setelah baca banyak, hmm ternyata itu adalah metafora, kata “Maryamah Karpov” mewakili sisi cerita dimana Andrea menceritakan pribadi-pribadi orang melayu pedalaman dan kebudayaanya, dan salah satu kebiasaan unik orang melayu itu adalah kebiasaan mereka menjuluki nama orang, seperti satu contohnya mak cik Maryamah itu, yang jago main catur, sehingga orang-orang meyandingannya dengan seorang maestro catur Anatoli Karpov, jadilah seumur hidup mak cik Maryamah dipanggil dengan nama Maryamah Karpov, sebetulnya bisa saja judulnya diganti misalnya dengan “Rustam Simpan Pinjam”, kata tersebut juga bisa mewakili isi cerita, tapi yah bagi telinga orang indonesia kata Maryamah Karpov tentu lebih menjual ketimbang Rustam Simpan Pinjam :D

Klik di sini kalau masih penasaran …

Dec11

Jika ingin mempunyai perusahaan jasa, cari orderannya/proyeknya dulu, hal-hal yang nggak penting seperti kantor, badan hukum, infrastruktur, lokasi kantor, karyawan itu bisa disediakan belakangan

Pensiun untuk yang bukan PNS seperti kebanyakan kita berasal dari pendapatan pasif, cara elegan untuk cari pendapatan pasif adalah memasukan batu-batu kerikil di keranjang besar, artinya investasi ke banyak bisnis yang kecil - kecil, contoh hanya dengan uang Rp 200.000 bisa memodali seseorang untuk bisnis pulsa, apalagi kalo kita punya 5 juta cash ?, jika dalam setiap tahun saja kita bisa memodali 2 bisnis, maka dalam 50 tahun ke depan, kita sudah punya 100 bisnis, dan saya pikir itu cukup buat jaminan hari tua

Kalo takut berpikir besar, ya sudah berpikir kecil aja, nggak masalah mo berpikir kecil kek atau gede kek, apapun itu, yang penting dieksekusi, sesuatu yang kecil kalo dilakukan lama-lama kan jadi besar ya nggak ?

24 jam nggak cukup bagi kita, seringkali ada banyak tugas yang nggak bisa diselesaikan dalam satu hari, lalu gmn cara mengatasi hal ini ?, gampang tinggal tambah aja waktunya, jangan pernah berpikir dalam sehari kita hanya punya waktu 24 jam, kita bisa punya waktu 50jam, 100jam atau bahkan 1000 jam dalam sehari, lalu gmn cara menambahnya ?, SATU-SATUNYA CARA UNTUK MENAMBAH WAKTU ADALAH DENGAN MEMBERIKANNYA, ya berikanlah sebanyak-banyaknya waktu buat orang lain, berikan banyak pekerjaan kpd orang lain, ambil sedikit saja untuk bagianmu, sisanya serahkan semuanya

Klik di sini kalau masih penasaran …