Baru-baru ini saya mendengar, khususnya di Jakarta bahwa pemda DKI akan memberlakukan waktu masuk sekolah untuk para siswa, pada pukul 06.30 pagi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, well saya bukan orang Jakarta tetapi saya juga mendukung hal ini dengan beberapa catatan
Menurut saya setiap masalah mesti dipecahkan dengan berbagai pengorbanan, dalam konteks peraturan di atas, berarti hanya siswa saja yang dituntut untuk berkorban, padahal yang sejauh saya ketahui, masalah kemacetan di negeri ini bukan hanya disebabkan oleh para siswa, para pekerja pun ikut andil berkontribusi terhadap kemacetan, seperti banyaknya pengguna mobil pribadi ataupun motor pribadi, demikian pula dengan angkutan umum, yang seringkali demi mengejar setoran malah ngetem di sembarang tempat, demikian juga oknum aparat yang juga seringkali “kalah” dengan sopir angkot-angkot tersebut, tidak bisa menindak dengan tegas entah kenapa ?
Saya sendiri sebagai pekerja tidak akan menyoroti hal-hal lain di luar peran seorang karyawan, saya mengusulkan kita sebagai pekerja pun sebetulnya bisa ikut andil untuk meredam kemacetan, salah satunya adalah dengan memperbanyak bekerja secara jarak jauh, atau lazim disebut remote/telecommuting working, memang tidak semua jenis pekerjaan bisa dilakukan di rumah terutama pekerjaan yang berkaitan dengan fisik, lalu pekerjaan seperti apa yang bisa dilakukan secara jarak jauh ?, kalau sebagian besar waktu kerja anda dilakukan di depan komputer ataupun telepon, sangat bisa diusahakan kalau pekerjaan itu bisa juga dilakukan secara jarak jauh, intinya pekerjaan yang berkaitan dengan komputer, telekomunikasi dan informasi, kalau mau, sebetulnya bisa dilakukan secara jarak jauh
Bekerja jarak jauh sebetulnya bisa menguntungkan banyak pihak, dari sisi Perusahaan dia bisa mengalihkan Tunjangan transportasi ke gaji pokok, ini dampaknya bisa membuat karyawan senang, karena dia bisa mengirit pengeluaran untuk transportasi per bulannya, bekerja jarak jauh juga bisa mengurangi stress dan kelelahan akibat yang ditimbulkan kemacetan, bekerja jarak jauh pun bisa memuat karyawan lebih produktif karena fokus energinya pun bisa dicurahkan untuk pekerjaan saja dan tidak terbelah dengan kemacetan dan kelelahan, dan bagi masyarakat secara keseluruhan ini pun bisa mengurangi kemacetan juga mengurangi polusi di jalan
Tentu saja in tidak harus dilakukan setiap hari, pada saat-saat krusial dimana kehadiran tim diperlukan, tentu saja karyawan diharuskan ke kantor, seperti saat meeting yang sangat urgent, namun bagaimana dengan meeting “biasa” ?, perlukah karyawan datang ke kantor, hmm teknologi internet sudah sedemikian canggih sekarang, bahkan meeting pun bisa dilakukan jarak jauh, di Amerika telecommuting sudah menjadi lumrah, seringkali karyawan diberi kebebasan untuk bekerja di tempat yang fleksibel, saya pernah membaca di majalah Businessweek (saya lupa edisi tepatnya, tapi yang jelas terbitnya tahun ini), bahwa ada salah satu perusahaan penerbangan yang mempekerjakan seluruh customer servicenya di rumah masing-masing, mereka kebanyakan ibu rumah tangga dan mereka merasa beruntung bisa bekerja di rumah, karena bisa menghasilkan uang sekaligus mengurus anak
Oke, mungkin contoh di Amerika Serikat terlalu jauh buat kita untuk mengadaptasi, bagaimana dengan di indonesia ?, hmm saya sendiri sudah 100% sejak bulan April 2008 bekerja secara jarak jauh atau kalau anda mau contoh lebih banyak lagi, silahkan baca dan tanya ke personel www.ruangfreelance.com, lalu pertanyaan lain, bagaimana kalau perusahaan belum mau mengimplementasikan hal ini ?, anda bisa mencoba mengusulkan dan meminta kesempatan katakanlah masa-masa trial untuk melakukan kerja jarak jauh, kalau hasil kerja anda hampir sama atau bahkan lebih produktif dengan kerja jarak jauh, saya rasa tidak ada lagi alasan bagi perusahaan untuk melarang anda, dan kalau kerja jarak jauh itu sudah menjadi kultur perusahaan anda, perusahaan bisa menghemat banyak hal seperti biaya operasional kantor
So, 50% saja dari jumlah pekerja “kerah putih” di Jakarta atau kota-kota besar lain melakukan hal ini, saya rasa kemacetan dan polusi bisa turun secara signifikan, pertanyaanya maukah kita mengusahakan hal ini ?
syaiful
December 3, 2008 3:28 pm
saya resminya bulan september
tapi itu karena usulan sendiri.. karena sering telat masuk kuliah..
sekarang kerjanya remote dari kampus aja