Mar31

Di rumah kebetulan ada 2 komputer, satu yang dipakai adik dinamakan NUGOT satu yang dipakai saya & istri dinamakan EMAI, kedua-duanya memakai OS Fedora 8 dengan desktop KDE, nah sejak saya berlangganan internet 3 bulan yang lalu, NUGOT dan EMAI selalu sharing dengan cara “tradisional” alias “manual” alias “old skul” alias “whatever”, ya artinya jika NUGOT ingin memakai internet, maka kabel inet yang menancap di EMAI mesti dicopot dan dipindahkan ke kamar sebelah, begitu pula sebaliknya jika EMAI ingin memakai internet, maka kabel yang ditancapkan ke NUGOT mesti dilepas dan dipindahkan ke EMAI….. AMAT SANGAT PRAKTIS DAN CERDAS bukan ? xixiixixi (loh)

Nah, karena seringnya kabel UTP tersebut dilepas-colok, akhirnya konektornya patah, oleh karena itu saya pun mulai memikirkan untuk membuat jaringan kecil di rumah, awalnya tadinya saya akan membeli router, cuma karena belum gajian TM saya batal membeli router, setelah tanya sana sini akhirnya ketemu solusi murah, teman saya Rudi Skorpi, menyarankan saya untuk menggunakan ICS (Internet Connection Sharing), so langkah berikutnya tanya ke paman google dan setelah dari kemarin siang otak-atik, akhirnya pagi ini ICS bisa nyala dengan baik, inilah hasilnya

Beli Network Card satu lagi untuk dipasang di komputer EMAI dengan begitu di komputer EMAI dipasang 2 Network Card, lalu nyalakan Kompie EMAI

Biasanya kedua network card itu akan terdeteksi dengan otomatis, kita tinggal mengkonfigurasinya saja, caranya Lalu masuk ke KDE menu —> System —> Network

Di bagian Tab Devices, klik kanan eth1, masukan IP Address, IP Gateway, Primary DNS & Secondary DNS sesuai dengan informasi yang diberikan ISP anda, sebagai informasi eth1 saya pergunakan untuk terkoneksi dengan dunia luar (baca : internet), setalah itu klik OK, save lalu aktifkan (di bagian sebelah kanan atas ada tombol Activate)

Lalu kita beranjak untuk mengkonfigurasi eth0, klik kanan eth0 lalu masukan IP Address sebagai berikut 192.168.0.1, Subnet Mask 255.255.255.0 dan IP Gateway biarkan kosong

Install Firestarter, dengan mengetikan perintah berikut di console, “yum install firestarter”

Siapkan kabel UTP crossover (koneksi saya PC to PC), lalu hubungkan kabel tersebut di antara NUGOT dan EMAI

di komputer NUGOT, lalu konfigurasikan IP address di eth0 sbg berikut IP Adress 192.168.0.2, Subnet Mask 255.255.255.0, IP Gateway 192.168.0.1 dan konfigurasi DNS disamakan dengan komputer EMAI

Lalu coba ping dari komputer NUGOT ke komputer EMAI, ping 192.168.0.1

$ ping 192.168.0.1
PING 192.168.0.1 (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.603 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.185 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.185 ms

kalo muncul output seperti itu tandanya sukses

lalu di Komputer EMAI, jalankan firestarter , KDE menu –> system –> firestarter (harus jalan sbg root), lalu klik menu Edit –> preferences –> network settings, pilih eth1 sebagai card untuk koneksi ke internet dan eth0 sebagai card untuk koneksi ke jaringan lokal, lalu ceklis pilihan internet connection sharing, accept dan stop firestarter dan nyalakan kembali

untuk memastikan semua service nyala, sebaiknya restart kedua komputer tersebut, nah setelah kedua komputer nyala kembali, seharusnya komputer NUGOT sudah bisa mengakses internet sebagaimana layaknya komputer EMAI

referensi firetstarter : http://www.fs-security.com/docs.php

Mar27

Akhir-akhir ini dunia maya indonesia sedang hangat-hangatnya membicarakan tentang pemberlakuan sensor untuk situs-situs yang mempunyai konten pornografi, pada prinsipnya saya setuju, tetapi ada poin-poin yang jujur saja masih menggelisahkan saya tentang bagaimana cara pemerintah memberlakukan hal tersebut, yang paling saya takutkan adalah ide tersebut dimanfaatkan oleh pihak lain yang semata-mata untuk mengeruk keuntungan

Apalagi saya baca di situs Kompas kemarin, pakar telematika itu, mengusulkan kalau semua koneksi internet yang masuk ke indonesia dialihkan kepada satu ISP khusus, yang ISP ini tugasnya memberlakukan rule dan melakukan penyaringan atas suatu website, tampaknya tidak ada yang salah dengan ide ini, namun kalau tidak hati-hati bisa terjadi apa yang namanya monopoli Bandwith, bisa saja pejabat ybs usil dan menaikan tarif bandwith dengan semena-mena, hal seperti itu bisa saja terjadi apalagi contoh monopoli “kejam” seperti ini telah dilakukan oleh pemerintah dengan memberlakukan tarif listrik semena-mena seperti sekarang,

Selain itu juga dari sisi teknis, bila algoritma penyaringannya lemah, ada kemungkinan penyaringan meleset, apalagi kalau algoritmanya hanya menyaring kata saja tanpa melihat konteksnya karena tidak semua situs yang mengandung kata porno adalah situs porno. so dikhawatirkan alih-alih penyaringan tidak tepat sasaran dan malah memblokir situs yang benar-benar bersih

Konsistensi juga diperlukan di sini untuk membuktikan bahwa pemerintah serius, ok lah untuk langkah awal dilakukan penyaringan di internet, namun jangan lupa penyaringan di media lain juga mesti dilakukan seperti majalah, koran, tayangan televisi, bioskop dan VCD/DVD original/ bajakan, lalu bagian paling esensial yang seringkali luput adalah proses edukasi. yap proses edukasi di masyarakat mestinya terus di lakukan, karena jika suatu masyarakat berpendidikan dan punya moral, tanpa ada filter-pun, masyarakatnya akan menjauhi kontent-konten yang tidak berguna seperti itu, setau saya di negara-negara maju konten seperti ini tidak terlalu laris manis dibandingkan di negara-negara berkembang seperti indonesia

Dan terakhir saya berharap mudah-mudahan langkah pemerintah ini bukan langkah kamuflase, untuk menuju penyaringan di bidang lain seperti di bidang politik atau sejenisnya, saya tidak berharap kalau langkah sekarang dijadikan pijakan untuk memblokir situs-situs yang mengkritik atau lawan politik dari pemerintah. saya berdoa mudah2an aksi pemerintah untuk memblokir situs prono ini benar-benar datang dari niat yang baik dan dilakukan dengan aksi yang tulus, ah semoga aamiin

Mar25

Catatan : postingan ini merupakan lanjutan dari bagian pertama

Anime ini dibuat oleh Sunrise bekerjasama dengan kelompok pembuat manga CLAMP, CLAMP sendiri hanya bertanggungjawab dalam pembuatan karakter designnya, ciri khas CLAMP memang menonjol pada anime ini, karakter yang tinggi kurus, ganteng + cantik, mirip-mirip dengan karakter Pada Tsubasa Reservoir Chronicle yang juga dibuat oleh CLAMP.

Saya pribadi sebetulnya tidak terlalu banyak berharap banyak terhadap anime buatan Sunrise selain Gundam, saya selalu menganggap Sunrise selalu menomor-satukan Gundam ketimbang anime lainnya, tetapi suprise buat saya, seperti Code Geass memang digarap serius oleh Sunrise. ini terbukti di beberapa situs, Code Geass menyabet penghargaan sebagai Anime Terbaik 2007

Satu hal yang membuat saya begitu terkagum dengan Code Geass adalah minimnya originalitas, kurangnya originalitas semestinya berpengaruh negatif dan bisa menimbulkan kebosanan kepada anime tersebut, tetapi apa yang saya rasakan justru sebaliknya, Sunrise pintar dalam meramu elemen-elemen cerita itu yang merupakan gabungan dari beberapa anime, kalau jeli anda bisa merasakan gabungan beberapa konsep cerita yang berasal dari Death Note, Gundam Seed Series dan Final Fantasy VII

Konsep shinigami di deathnote yang bisa membunuh sesukanya atas perintah yang mempunyai deathnote, ada pada Geass yang bisa diperintah sesuka hati oleh Lelouch, bedanya di deathnote, kekuatan supranatural tsb langsung mendapat perhatian seluruh Jepang dan diinvestigasi secara serius oleh L beserta tim kepolisian yang dipimpin oleh ayahnya Kira, sedangkan di Code Geass, keberadaan Geass sendiri pada awalnya tidak terlalu mencolok, hanya Valetta Nu saja yang sedikit menyadari mengapa dia bisa lupa atas insiden yang terjadi di shinjuku Ghetto, begitu pula Kururugi Suzaku, dia agak heran mengapa Princess Euphimia bertindak brutal dengan memerintahkan pembunuhan massal atas seluruh Elevens, tapi sungguh sayang otaknya Suzaku yang IDIOT tidak mampu menghasilkan “clue” mengapa Euphie yang baik hati bisa bertindak seperti itu, alih-alih Suzaku malah dikasih “contekan” apa itu geass oleh VV (ya ya ya daku emang benci Suzaku sangat :d)

Anda Masih Ingat hubungan Kira Yamato yang baik hati dan superior itu dengan Athrun Zala yang patriotik di Gundam Seed series ?, guess what , sunrise dodol itu memunculkan pertarungan antara sahabat karib, Lelouch Lamperouge dan Kururugigi Suzaku di Code Geass ini, ok Suzaku memang tidak se-GOD-like Kira Yamato, tapi ano etto …. MENGAPA TIBA2 LANCELOT DIPILOTI OLEH DIA, sama sekali tidak ada penjelasan yang memuaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi, apa hebatnya Suzaku yang notabene seorang prajurit rendahan bisa mempiloti Knighmare Frames keluaran terbaru, buatan Britannia lagi ?, aku kadang Curiga jangan2 Suzaku itu adalah Coordinator versi Code Geass (halah), untungnya Sunrise tidak menjiplak mentah-mentah hubungan sahabat karib ini, jikalau di Gundam Seed di episode-episode awal, Athrun Zala sudah menyadari bahwa dia akan berperang dengan Kira Yamato vice versa, di Code Geass Lelouch dan Suzaku sama sekali tidak menyadari kalau dari awal mereka sudah berperang, Lelouch mengetahui identitas Suzaku ketika kokpit Lancelot terbuka di episode (20-an, maaf lupa), sedangkan Suzaku mengetahui Lelouch adalah Zero ketika di penghujuang episode 25

Jenova merupakan central dari cerita Final Fantasy VII, begitu pula CC, “spesies” ini kedua-duanya dijadikan bahan penelitian oleh penguasa waktu itu, ya benar Jenova diteliti oleh Shinra, sedangkan CC diteliti oleh divisi khusus dari Britannia, keduanya sepertinya bukan berasal dari Dunia ini, yang sedikt berbeda dari keduanya adalah motif mengapa mereka ada di dunia “Real World”, Jenova, jelas melalui sephiroth dan kadaj cs ingin menghancurkan dunia, sedangkan CC ?, sejauh ini motifnya belum terkuak, tambah lagi keberadaan CC tidak sendiri, ada spesies lain yang muncul seperti dirinya yaitu VV, sedangkan Jenova datang ke dunia tidak ditemani siapa-siapa, adapun kalo ditemani spesies sejenis, Jenova hanya ditemani keturunannya seperti Sephiroth atau bahkan Cloud Strife, aksi Jenova hanya melalui keturunannya sedangkan aksi CC walaupun via Lelouch, CC tidak begitu saja semena-mena memerintahkan Lelouch untuk berbuat ini-itu.

Gabungan cerita tersebut tersaji tidak dalam kondisi mentah lalu diaduk-aduk begitu saja, sunrise mengolahnya kembali dan menambah bumbu cerita yang lebih rumit, untuk hal tersebut seringkali aku harus memutar suatu episode lebih dari satu kali agar aku mengerti, ditambah lagi rasa akhir di tiap episode selalu saja bikin penasaran, anda tau bagaimana rasanya “pipis” tapi tak tuntas ?, begitulah perasaan saya/anda setiap kali mengakhiri tiap episode, puncaknya ada di episode 25, bikin gemes dan bikin hati nurani tidak nyaman, ceritanya sangat menggantung, sampai sekarang leher saya masih terasa tercekik dan berharap bisa bernapas kembali ketika Code Geass R2 (season 2), akan tayang di awal April 2008, selain rumit, Sunrise juga sangat sering memunculkan adegan yang ironis atau kontradikitif ( ya ya ya, sunrise banget), Suzaku yang idealis tapi aksinya tidak lebih baik dari pengkhianat, Lelouch yang baik dan sangat mencintai adiknya, akibat Geass dia kebablasan dan jadi “evil” bertopeng Zero, dia bahkan berkata kira2 seperti ini, “dia yang menyerahkan jiwanya kepada setan tidak akan pernah diampuni hidupnya”, dan yang paling menyedihkan ketika Euphi yang polos itu harus dibunuh karena kekuatan geass yang kembali aktif dengan tidak disengaja, dan banyak lagi

Satu hal lagi, Code Geass seringkali disebut sebagai Anime Mecha dikarenakan peperangan yang terjadi memang melibatkan para robot-robot raksasa itu, hanya yang jadi catatan di sini, bila saya bandingkan dengan anime sejenis (misalnya Gundam), Mecha di Code Geass ini tidak menjadi perhatian utama, hanya beberapa saja yang terlihat keren, seperti Lancelot dan Guren, di mata Lelouch mecha-mecha ini tidak lebih sebagai pion catur, jadi bagi anda yang mecha Freak, jangan terlalu berharap akan Code Geass, tetapi kalo anda mengharapkan sebuah Anime dengan cerita Bagus, complicated dan tidak hitam putih, maka Code Geass lah animenya, bahkan saya bisa berkata di akhir episode (24-25) hampir semua peran utama berpindah menjadi Antagonis (bahkan Nina juga), mungkin hanya Nunally saja yang masih waras dan bertindak protagonis, ya nunally memang buta dia tidak bisa melihat apa yang benar-benar sedang terjadi di dunia ini, tetapi justru karena buta itu dia tidak menjadi blind :D