Nov20

Musik rekaman adalah musik yang kita dengarkan yang berasal dari alat elektronik yang biasa disimpan dalam format CD, Kaset, MP3 atau lain2

Sedangkan musik murni adalah musik yang kita dengarkan secara langsung yang berasal dari Alat musik tersebut

Catatan : Di Atas ini adalah klarifikasi dariku saja apa yang aku maksud dengan musik rekaman & musik murni

Aku bukanlah seorang professional yang tau seluk beluk musik, bukan pula penikmat musik yang fanatik yang mesti mendengarkan musik tiap hari atau seseorang yang merasa malu kalau tidak tahu trend musik, bukan pula seseorang yang bisa memainkan alat musik, hubunganku dengan musik hanya sebatas suka, kalo enak ya didengar kalaupun nggak denger musik dalam satu hari ya nggak apa2

Tetapi sekitar 2 jam yang lalu, aku mendapati pengalaman jiwa yang tidak akan terlupakan yang mungkin bagi sebagian besar orang lain pengalaman seperti itu adalah biasa2 saja, tidak lebih dari 2 menit aku mendengarkan suara gesekan biola yang memainkan lagu kokoro no tomo yang dulu pernah dinyanyikan oleh Mayumi Itsuwa, bukan lagu kokoro no tomo yang membuat aku terkesan, jiwaku tersentuh karena memang sudah lama aku tidak mendengarkan suara musik secara langsung, terlebih lagi suara Biola yang konon kabarnya termasuk alat musik yang sulit dipelajari, dan yang lebih mengejutkan lagi suara cantik nan elegan itu keluar dari seorang pengamen jalanan yang berada di perempatan JL Gatot Subroto, Bandung

Aku lantas bertanya-tanya, mengapa aku terkesan ?, bukankah aku sering mendengarkan suara biola dari mp3 atau dari game2 macam Final Fantasy dan semacamnya, ya aku akui aku memang suka dengan suara Biola, tetapi kesan yang aku alami sangat berbeda bila ku mendengar Biola itu dari MP3/CD atau alat elektronik lainnya, argggh yang jelas kesan dalam tersebut membuat aku terus2-an berpikir di sisa perjalanan dan ingin sekali untuk mem-blog-kannya, Ah aku yang amatiran ini mencoba menerka-nerka mengapa ?

Biang keroknya menurutku adalah musik rekaman, Ya aku yakin aku selama ini telah tenggelam dengan musik2 rekaman, mendengarkan musik rekaman membuat aku tidak bisa menangkap “jiwa” dari musik aslinya, kita ketahui musik rekaman telah melalui beberapa proses produksi yang memungkinkan musik tersebut berubah dari suara aslinya, atau dalam kata lain akan menurun kualitasnya, analoginya seperti makan Ikan, kesegaran Ikan berangsur-angsur akan Hilang bila semakin banyak diproses, entah itu pengawetan, pengasinan, pendinginan atau pembusukan alami yang terjadi dari tiap detiknya

Sebetulnya ketika mendengarkan suara emas Laruku via Winamp atau iTunes, pada dasarnya itu bukan suara Hyde (Vokalis laruku, red) yang asli, melainkan suara yang diproduksi speaker, tidak lebih….. ya itu cuma suara Speaker yang jedag-jedug, gelombang yang keluar tidak PERSIS sama dengan gelombang suara yang dikeluarkan oleh Hyde , oleh karena itu aku menyimpulkan jiwa yang keluar dari situ bukanlah jiwa yang manusiawi, seperti ada jiwa yang kaku di situ, kalaupun kita menikmatinya, ku rasa itu adalah kenikmatan yang dipaksakan, karena memang kita tidak punya pilihan lain, bayangkan saja, musik rekaman tersedia di mana-mana dan sangat mudah untuk diakses, sementara Musik Murni sangat sulit untuk diakses dan sifatnya terbatas oleh waktu dan tempat, bahkan penyanyi itu sendiri dalam hidupnya kurasa lebih banyak mendengarkan Musik Rekaman ketimbang Musik Murni

Dengan demikian, terjawablah sudah itulah mengapa musik sepertinya lebih nikmat bila didengarkan dari sumber aslinya, lebih manusiawi, lebih mengena di jiwa, lebih kaya rasa dan pokoke nikmat nikmat mat. Terus terang saja, mendengarkan itu membuatku tersadar, ternyata musik itu sangat sangat indah, dan membuatku berpikir suatu saat nanti ingin mendengarkan konser musik secara langsung, yang aku bayangkan adalah mendengarkan konser entah apa, yang penting ada biolanya atau piano, dan suara yang dikeluarkan juga bukan berasal dari speaker (ada juga kan, konser musik tetapi suaranya keluar dari sepaker, ini mah percuma mendingan dengerin mp3nya ajah di rumah), bareng sama istri tercinta atau anak2 mungkin, aahh mimpi yang indah bukan ? ^-^

* Dan kubuka iTunes, nyalakan lagu Life yang dinyanyikan YUI, tenggelam kembali dengan kekauan elektronis, YUI dalam hidupku mungkin tidak akan pernah kudengarkan suara aslinya,Life=Hidup , ah tidak sebegitu hidup pabila itu keluar dari speaker…

10 Komentar

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Gravatar: You can have a picture at the top of each your comments by getting a Gravatar

waterbomm
November 20, 2007 4:37 pm

analoginya seperti makan Ikan, kesegaran Ikan berangsur-angsur akan Hilang bila semakin banyak diproses, entah itu pengawetan, pengasinan, pendinginan atau pembusukan alami yang terjadi dari tiap detiknya

wehehe.. kalo ikan mungkin iya.. analoginya masuk, tapi menurutku kalo musik, diolah-olah pada saat rekaman bair kualitasnya naik, biar ada nilai jualnya *buat kualitas suara, bukan alat musik :-D * coba liat ditipi-tipi(kalo punya tipi) banyak penyanyi yang kalo dia nyanyiin secara live suaranya ga enak didenger, tapi kalo beli CD, Kaset di toko-toko terdekat (hayah) mungkin lebih enak didenger (menurut saya). tapi saya setuju juga sih… untuk dengerin alat musik, enakan denger secara live daripada rekaman. :-D saya juga lebih enakan dengerin pengamen *yang ngebawainnya bagus* ketimbang yang asli liwat rekaman lagi apalagi kalo aku yang nyanyii.. wuiiihh.. , hehe…
mungkin itu aja sih.. maap maap kalo ada kata yang kurang berkenan :-D

— anata kara kurushimi o ubaeta sono toki watashi nimo ikiteyuku yuuki ga waite kuru. anata to deau made wa kodokuna sasurai-bito. sono te no nukumori o kanji sasete ai wa itsumo rarabai tabi ni tsukareta toki tada kokoro no tomo to watashi o yonde shinjiau koto sae dokoka ni wasurete hito wa naze sugita hi no shiawase oikakeru. shizuka ni mabuta tojite kokoro no doa o hiraki. watashi o tsukandara namida fuite ai wa itsumo rarabai anata ga yowai toki tada kokoro no tomo to watashi o yonde ai wa itsumo rarabai tabi ni tsukareta toki tada kokoro no tomo to watashi o yonde —

adit
November 21, 2007 11:36 am

@imam

kita bikin konser berdua yuuk, nyanyi ttng apa aj deh, kira2 bakal laku gak yak huahauhauah

canmasagi
November 21, 2007 12:24 pm

Walahhhh Adnan kalaw ngadain si Hyde ke rumah kita mah barabe atuh yeuh! Toh yang kita minum juga bukan air murni, tapi sudah dikemas, makan ikan juga gak kayak Wong Jepun yang murni ikan mentah… kita mah harus digureng dulu ikannya, dibunguan… jadi bukan rasa ikan, tapi rasa bumbu he… he….

Bukan mana sumbernya yang bikin ni’meh… tapi mood Adnan pas di Jl GaBrot lagi bagus jadi inget sama lagu kokoro no tomo nya Mayumi Itsuwa….

neng yuke
November 23, 2007 12:06 pm

klo kata aku sih dit, aku paling ga bisa seharian kerja atau main atau nongkrong klo ga denger yang namanya lagu or music *ya tentu saja yg enak di denger*.. kenapa ya?? aku juga ga ngerti.. tanpa musik rasanya aneh ajah, kaya ada yg hilang..
Klo di CD bagus sih ada kemungkinan memang banyak yang di edit, bener kata canmasagi.. buat ningkatin penjualan, tapi klo nonton konsernya meskipun ga sebagus yang ada di CD, klo kita suka sama lagu itu pasti merinding bawaan nya.. ahhh pokok nya : we can express everything in this life by music..

doc_wong
November 29, 2007 4:54 pm

You know, i feel the same!
Ada sesuatu yang berbeda antara mendengarkan lagu secara live dengan lagu yg sudah direkam. Entah getaran jiwa dari sang pemusik atau apa… Yang jelas, biarpun lagu rekaman itu disetel dengan kenceng2 tetap aja beda.

Entah apa ya?

futsu
November 30, 2007 5:05 am

hmm.. sebenernya aku juga pengen denger hyde nyanyi secara langsung didepanku.. tapi apa boleh buat..

adit
November 30, 2007 10:34 am

@futsu

bisa sih sebenarnya, asal kita nabung yg banyak aja supaya hydenya mau kekekeke

berapa yen yaak ?

Supono
December 6, 2007 5:19 pm

Bener kudu nabung.

leksa
December 7, 2007 4:39 am

Bandung selalu kaya denga pengamen serupa :D
kalo di daerah Simpang dago, dulu kira2 2003-an, ada anak2 kecil Binaan Alm. Kang Harry Rusli yang nge-group maen biola, gitar dan perkusi, lagu2 yang di bawa keren2.. sesuai selera aku Oldies Rock.. Dari Ritchie Blackmore ampe Radiohead.. mrk keliling dari satu warung ke warung di sepanjang simpang dago dan MCCF :D

Btw :
ane mau nyari Info ngerun Rails di apache server. Dgn FCGI dll.. ada info?

adit
December 7, 2007 9:05 am

@leksa

kalo platformnya Windows, pake InstantRails aja, bisa Run pake apache & FCGI tanpa setting yg ribet

http://rubyforge.org/frs/?group_id=904

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.