Nov12

Di Indonesia rupanya profesi peramal banyak dihargai ketimbang profesi scientist, so maka dari itu aku ikut2-an meramal juga, siapa tau bisa menyaingi mama lauren (halah)

Dimulai entah siapa yang mempopulerkan istilah SaaS. Software as a Service, software sebagai sebuah service, software yang dikirimkan kepada pengguna sebagai sebuah fungsi bukan produk itu sendiri, setelah aku membaca beberapa karakteristik SaaS, aku menyadari bahwa SaaS ini akan menjadi kunci perkembangan software di masa depan

Tentang apa itu SaaS, aku tidak akan menjelaskan detailnya secara teknis, coba refer ke Wikipedia.com atau google untuk menemukan hal itu, namun aku membayangkan suatu saat nanti di masa depan kebutuhan akan Bandwidth sama dengan kebutuhan kita akan listrik saat ini, kecepatannya pun akan menjadi sangat cepat, mungkin beberapa giga per detik sanggup melebihi kecepatan akses HARDDISK di masa ini, jika infrastruktur ini sudah sedemikian menglobal, aku berani bertaruh bahwa Vendor Software tidak akan lagi menjual produknya (melisensikannya, red) tetapi hanya menyewakannya

Sebetulnya untuk beberapa aplikas,i hal ini sudah terjadi, google menyewakan Google Docs & Spreadsheet-nya kepada kita, apakah Google Docs & Spreadsheet tsb terinstall di Harrdisk kita ?, jelas tidak ?, yang ditawarkan google hanya fungsional dari sebuah software saja, sedangkan programnya tetap diam mendekam di sebuah server yang letaknya entah ada di mana (mungkin di afrika, asia, eropa, amerika atau bahkan planet Mars), jelas bukan perbedaannya dengan software tradisional macam Microsoft Office ?, untuk menjalankan M$ Office kita membutuhkan programnya di komputer kita, membeli lisensinya dan menginstallnya, jika program tersebut rusak entah karena apa (virus, spyware atau kerusakan registry) siapa yg mesti membetulkan, kita sendiri hiks, atau maksimal kita memanggil tukang service untuk membereskan hal tersebut

Dengan kecepatan internet yang cepat dan mudah didapat, bukan hanya 2 jenis software itu saja yang service-nya bisa dikirim, dari mulai aplikasi pengolahan gambar, pemutaran film, game, aplikasi 3D atau bahkan OS-nya itu sendiri semua akan disimpan di komputer server, dan jangan terbatas membayangkan kita akan menjalankan software2 tsb di PC atau Laptop ?, di masa depan implementasi komputer mungkin akan ada di mobil, di pintu rumah kita, di kulkas, di TV bahkan di Lemari dan bukan di ketik, mengetik di masa depan mungkin adalah kegiatan paling jadoel yang pernah dilakukan, tentu saja kita menulis sesuatu dengan suara, dengan kemampuan aplikasi Voice Recognition yang semakin canggih, tidak mengejutkan jika hal tersebut bisa dilakukan secara sangat akurat di masa depan, oh mungkin suara juga jadoel, yang lebih canggih komputer akan men-scan otak kita dan menuliskan apa yang kita pikirkan, bayangkan dengan cukup berpikir saja KITA BISA MBIKIN BLOG

Bukan hanya software ,di dunia Hardware pun akan terjadi revolusi, kita tidak lagi membeli prosessor dan memory, kita tidak lagi membeli HARDDISK, ketiga perangkat itu mungkin akan kita sewa yang letak fisiknya entah ada di mana, komputer di rumah kita mungkin hanya terdiri dari layar sentuh dan voice recognition, dan seperangkat alat seperti modem untuk menghubungkan kita dengan internet, pada saat kita bilang “nyala”, maka modem tsb akan menghubungi di mana BIOS kita berada, lalu menjalankan komponen processor, memory dan Harddisk yg mungkin ketiga elemen itu ada di tempat yg berbeda yang jaraknya ribuan kilometer

Jujur saja sewa-menyewa sedang menjadi trend belakangan ini, dari sisi bisnis harga yang dikeluarkan menjadi lebih murah ketimbang dengan membelinya, percaya atau tidak di kantor saya saja boss berani membayar titik2 ratus ribu per bulan, bagi para programmer yang menggunakan laptop pribadinya untuk bekerja, ini artinya apa ?, boss tidak perlu menyediakan PC yang kalau dibeli membutuhkan uang cash yang cukup banyak

Ah entahlah, ku berharap kalaupun ini akan menjadi kenyataan, Indonesia tidak akan lambat mengadopsi teknologi ini

WIGADIUM LEVIOZA (nothing error available, penerawagan has been done within 0.06687 second, ) kekekek emangnya query

5 Komentar

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Gravatar: You can have a picture at the top of each your comments by getting a Gravatar

wadiyo
November 13, 2007 9:06 am

semakin bermanfaat untuk banyak orang,
apapun pasti akan berkembanga dan menghasilkan uang.

Supono
November 13, 2007 12:39 pm

Hidup peramal Indonesia!

imam
November 14, 2007 3:12 pm

wekekeke.. pindah profesi nich jadi peramal :-D hemm.. boleh juga penerawangannya.. bisa dipanggil papa adit laurens donk *hayah*

tapi kalo sewa gitu, otomatis si nyang punya software pasti tambah kaya euy, soalnya pan kata “sewa” itu bisa dalam bentuk, harian, jam, bulan, taun. kalo license kek model M$ cukup sekali beli,trus pake selama-lamanya.. mending jadi juragan software ya kalo begitu hihi..

adit
November 15, 2007 10:30 am

@waterbomm
siapa bilang, kalo seandainya dulu dikau beli versi aseli Windows 95, kira2 bakal bisa dipake nggak sekarang ?

bisa sih tapi jadinya ndak efisien, banyak sofware yg ndah ndak support win 95 kan ? he he

rizoa
December 30, 2007 1:57 am

wew…blogna rame banget

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.