Bismilahhirahmanirrahim
I don’t wish to be everything for everyone but I would like to be something for someone (Claude C Kenni of www.gameindo.com), aku tidak berharap untuk menjadi segalanya bagi setiap orang tetapi aku ingin menjadi sesuatu bagi seseorang, begitulah kira-kira arti dari kutipan tersebut.
Hmm, betapa romantis bukan ?, pantaslah jika kutipan tersebut mempunyai makna yang sangat dalam, karena memang kutipan itu keluar dari pemikiran seseorang yang memoderatori Forum Love di forum diskusi gameindo.com
CINTA, itulah suatu topik yang tidak akan ada habis-habisnya untuk dikupas, konon orangtua dahulu pernah bilang tiada akan hidup seseorang bila tidak mempunyai CINTA, dahsyatnya kekuatan cinta bisa membuat seorang pemuda bersedia dibelah dadanya dan diambil hatinya untuk membuktikan bahwa di dalam hatinya hanya ada si DIA yang merupakan wanita terkasih. Tidak berhenti sampai di situ, konon kabarnya karena cinta pun seorang pemuda berani terbang ke angkasa luar untuk mengambil sebuah bintang tuk dipersembahkan kepada putri jelita. Detik demi detik hanyalah ada si dia, ketika makan nasi pun berubah wujud menjadi si dia, di kantor marahnya boss pun berubah menjadi pujian dari si dia, dan bahkan mendapatkan reputasi negatif di MyQuran pun dianggap perhatian dari si dia. Pokoknya tiada hari tanpa dia, maka kutipan di atas pun menjadi semboyan bagi dirinya.
Tertawa mungkin itulah reaksi kita yang tidak terkena virus merah jambu melihat perilaku teman kita, atau mungkin merasa sebal karena kian hari tingkah laku teman kita itu malah mendekati Zina dan melakukan pacaran. Bermain api itulah yang sering terjadi apabila ada 2 orang manusia yang belum menikah saling mencintai. Pemaknaan yang kurang pas terhadap cinta membuat mereka tenggelam dalam fatamorgana yang pada hakekatnya dihembuskan oleh syetan yang terkutuk.
I don’t wish to be everything for everyone but I would like to be something for someone
Mari kita baca kembali quote ini, hmm ya memang kutipan tersebut sarat akan muatan cinta. Namun sayangnya banyak dari kita tidak menempatkan pemaknaan cinta pada tempatnya. kalau berkenan izinkan saya untuk merekonstruksi makna dari kalimat di atas.
Pada hakekatnya menurut pemahamanku cinta murni itu berjumlah hanya satu, cirinya cinta yang murni itu idealnya tidak dikekang oleh tempat dan waktu. Selalu ada selamanya walaupun kiamat menghampiri, tidak akan hancur walaupun bom nuklir atau meteor menghantamnya dan dimiliki oleh sesuatu yang abadi. “someone” dalam kalimat ini kalau boleh ku rekonstruksi pemaknaanya mengacu ke sesuatu yang berjumlah satu.
Dan yang berjumlah satu dan abadi itu hanyalah Alloh SWT.
Selanjutnya, dalam kutipan itu kata “someone” begitu berarti daripada “everyone”,nah kenapa ? ya karena eveyone merepresentasikan banyak, banyak berarti lebih dari 2, sesuatu yang lebih dari 2 tidak mungkin kita representasikan menjadi Tuhan, sesuatu yang berjumlah lebih dari satu lebih tepat direpresentasikan sebagai objek ciptaan
Nah tepatlah kutipan tersebut, buat apa jika kita menjadi segalanya untuk sesuatu yang tidak berarti (“Ciptaan Alloh SWT”) ?, lebih baik kita menjadi sesuatu yang kecil untuk sesuatu yang sangat berarti (“Alloh SWT”), ya cukuplah kita mempersembahkan sesuatu yang kecil bagi Alloh SWT, karena hanya Alloh SWT lah yang sanggup membalas kebaikan/cinta kita walaupun hanya satu biji zarah
Jadi penyederhanaan arti dari kutipan itu menurutku sebagai berikut, “Aku tidak berharap menjadi segalanya untuk ciptaan Alloh SWT, tetapi aku hanya berharap mempersembahkan sesuatu walaupun kecil di hadapan yang satu yaitu Alloh SWT karena itulah CINTA yang hakiki”
Jadi, cintailah yang satu, tepiskanlah cinta yang lain, karena hanya cinta kepada Yang Satu saja yang abadi.
Wassalam