Hiks Hiks Hiks Plesdisk ku rusak, kepaksa deh mindahin data artikel blognya pake Disket ….., jadi inget masa2 lalu yang indah ketika Disket masih berjaya. Seharusnya kita angkat topi terhadap disket. Benda persegi panjang ini adalah salah satu teknologi kompie yang bertahan paling lama, lebih dari satu dekade teknologi disket tidak tergantikan.
Jaman SMP dulu, daku termasuk orang yang paling rajin dalam merawat disket, disket selalu kutempatkan dan kusimpan dengan hati2, bahkan untuk memasukan ke draifnya pun secara pelan-pelan (maklum jaman baheula mah Harddisk mahal pisan euy), daku masih inget, Guru SMP ku selalu “berpetuah” berulang-ulang setiap pelajaran komputer…… “Masukan disket DOS di draif A dan disket kerja Di draif B, tunggu sampai komputer selesai buting sampai keluar A:\ prom dan bla bla bla…”
Bagiku proses ini adalah proses seni dimana didalamnya tersimpan nilai estetika yang sangat tinggi, entah orang mo bilang apa, bagiku hal tersebut sangatlah elegan, cantik, unik sehingga sampai sekarang sulit terlupakan. (WARNING : Dramatisir Level 2)
Selang beberapa tahun, layaknya kehidupan, semua berubah, daku mulai meninggalkan teknologi ini, orang yang memakai disket mulai dianggap kuno dan singkat cerita jadilah daku berpindah ke lain hati, yaitu ke Plesdisk yang mempunyai kapasitas dan tingkat efisisensi sangat besar. Ya… seperti yg kuceritakan di awal artikel ini…… 2 Hari yg lalu Plesdisku Rusak…., terpaksa daku kembali ke kekasih lama, daku tidak punya disket baru (males keluar duit
), lalu kucoba kasak-kusuk di boks tempat menyimpan alat2 aneh bin ajaib, kutemukan beberapa disket, sebagian dari disket itu berada dalam kondisi “mengenaskan”———> ketika itu aku berpikir, beginilah jika sesuatu terabaikan dan kehilangan CINTA …. Lambat laun kondisinyapun bakal rusak (Dramatisir amat he3x).
Singkat cerita kutemukanlah 1 disket yg masih berfungsi, dengan PD dan Tingkat ke-narsis-an yang tinggi, daku kopi karya2ku yg belum kelar tsb ke disket untuk aku bawa ke kantor. Setibanya di kantor…… eng ing eng dengan hati senang dan pikiran yg menari-nari (udah gatel pingin nulis). Daku keluarkan disket tsb dan…… aku masukan…….”waaaaaks” GUBRAX …. Daku lupa….. kompieku di kantor kan nggak ada Flopi Draifnya, begitu juga kompie temanku seruangan….., wah temen2 gilaku ketawa semua, termasuk BOSS ku yang orang Garut itu… udah deh daku jadi bahan kegaringan sekantor
Daku kecewa bahkan hampir putus asa….., ide2 nyeleneh yg ada di otakku hampir saja buyar, niat untuk meneruskan tulisan hampir saja bablas. Sampai aku inget…. Ternyata di ruangan sebelah masih ada kompie lama lambat bin jeleq milik dipisi marketing…. Ya udah, dengan riang gembira…… daku kopikan data tsb…, fuuh… harga diriku terselamatkan, aku tidak jadi bunuh diri dengan loncat dari lantai 3 (WARNING : ini juga dramatisir, jangan dipercaya)
Ah… ternyata sesuatu yang jeleq belum tentu buruk, dan sesuatu yang bagus belum tentu baik…… betul ndak ?