Oct26

Abis nonton film Confessions of Shopaholic, jadi sedikit terinspirasi mengenai uang dan hutang

ini beberapa hal yang berkelabat di pikiran saya

  • Hindari hutang, terutama hutang yang digunakan untuk membeli barang konsumtif
  • Hanya rumah, satu-satunya barang yang boleh dihutangin, kecuali kalo punya uang kontan untuk membelinya, maka silahkan beli kontan
  • Orang bilang tidak apa-apa berhutang untuk tujuan bisnis, saya sih tidak setuju, terutama kalau bisnis itu baru saja dibangun, bisnis paling bagus didanai oleh diri sendiri atau minimal oleh para co-foundernya, Bisnis yang didanai oleh orang lain, akan menyebabkan para co-founder kehilangan kontrol atas bisnisnya, kita tidak bisa lagi merencanakan dan menargetkan sesuatu sesuai dengan yang diinginkan, alih-alih apa yang kita putuskan selalu harus disetujui oleh orang yang memberi hutang tersebut
  • Jangan punya kartu kredit, jangan tergiur sekalipun customer service merayu gila-gilaan, jangan pula tergiur dengan teman, kalau teman punya kartu kredit, itu tidak berarti kita harus punya juga, kalo ada yang bilang fungsi kartu kredit adalah untuk emergency itu nggak sepenuhnya benar juga, pakai kartu debit untuk tujuan emergency, sekarang sudah banyak penerbit bank yang mengeluarkan kartu debit berlogo VISA atau Mastercard
  • Rumus beli barang = Bayar Kontan atau Tidak beli sama sekali, gak punya motor ?, ada angkot, gak punya HP keren ?, HP murah skrng banyak , gak punya laptop ?, masih ada PC, gak punya PC ? masih ada warnet, gak mau pake HP murah dan masih tetep pengen HP keren, paksakan nabung
  • Kredit = mengorbankan kenyamanan masa depan dengan kenyamanan masa sekarang
  • Klik di sini kalau masih penasaran …

Oct13

Merebut pangsa pasar, berkompetisi, membuat produk berkualitas adalah cara elegan untuk mencegah pesaing bisa berjaya. sedangkan protes, hmm itu tidak salah tetapi menurut saya tidak punya pengaruh signifikan selain menguntungkan yang diprotes karena strategi Viral Marketingnya berjalan dengan mulus

Nah saya tidak tahu mengapa sih sepertinya kita ini sulit atau bahkan tidak mau berkompetisi ?, tidakkah umat Islam akan bangga apabila punya Film Box Office sekelas The Lords of The Rings yang judulnya Menculik kedigdayaan Umar bin Abdul Aziz misalnya, atau film yang berjudul Menculik Cordoba, ketika Ekonomi Islam berjaya di Eropa ?, jikalau umat islam punya Film Director sekelas Steven Spielberg, yakinlah kita bisa membuat film EPIC yg juga mencerahkan yang bisa terpatri lama di otak kita, jika umat islam punya orang sekelas James Cameroon, yakinlah dia akan menduduki jabatan2 penting di dunia Film sehingga bisa memberi pendidikan dan pengaruh kepada masyarakat kalau Film tipikal seperti “menculik titik2 yang pemainnya di impor dari jepang itu” hampir dipastikan adalah sampah

Tahun tahun belakangan ini awalnya saya senang dengan munculnya beberapa film bernafaskan islam, suatu langkah awal yang bagus buat bersaing, tapi makin ke sini entahlah kualitasnya jadi berkurang dan malah lebih mirip Shitnetron, ah miris memang

Yah begitulah, semuanya ironis ya, termasuk saya, menghimbau untuk tidak protes dengan cara protes, ah sudahlah lebih baik saya coding lagi, karena cuma di dunia web developer saya mampu berkompetisi

permalink : http://adityakircon.blogsome.com/2009/10/13/tak-mau-berkompetisi/

Oct05

Sebetulnya saya udah penasaran banget pengen nonton Film ini, makin penasaran manakala banyak yang bilang film ini bagus, cuma sialnya, di Bandung Star Trek baru dirilis baru-baru ini, padahal di Jakarta Star Trek udah muncul dari pertengahan Juni. Saya bukan trekker (FANS STAR TREK), saya tidak punya gambaran cerita Star Trek itu tentang apa, dulu waktu kecil sebetulnya tau kalau Star Trek Series ditayangin di RCTI, sayangnya saya tidak ingat ceritanya bagaimana, yang saya tau hanya karakter Jean Luc-Picard yang botak, Data sang robot dan pesawat Enterprise yang legendaris itu

Pada saat nonton pun, jujur saja, saya seperti nonton film yang benar-benar baru, kemana Kapten yang botak itu ?, lah koq namanya lain ? (James T Kirk), belakangan saya baru tau bahwa Star Trek The Movie ceritanya diambil dari timeline Star Trek yang original. Di indonesia, setau saya series ini tidak begitu populer, apalagi waktu itu ditayangkan terbalik, Star Trek : The Next Generation (Jean Luc Picard - RCTI) dulu, baru deh Star Trek Original (James T Kirk - SCTV), padahal di Amerika sana, yang ditayangkan tentu saja Star Trek Original terlebih dahulu

Cerita Star Trek The Movie berkisah tentang awal-awal kru USS Enterprise terbentuk, dimana James T Kirk dan Spock bertemu, James Kirk muda adalah seorang remaja berandalan yang ugal-ugalan, namun walaupun begitu dia sangat cerdas, dia adalah anak George Kirk, seorang pahlawan Armada Bintang (Starfleet) yang mati mengorbankan nyawanya demi para krunya. James Kirk ini awalnya tidak mau masuk ke Armada Bintang, namun ditantang oleh Christopher Pike (Captain USS Enterprise) apakah dia hanya ingin hidup biasa-biasa saja atau ingin hidup menjelajah bintang dan menyamai kepahlawanan ayahnya ?, Sedangkan Spock adalah makhluk “blasteran”, Ayahnya seorang Vulcan, sedangkan ibunya seorang manusia. Para Vulcan adalah ras yang sangat mengagungkan logika, dan Spock pun dididik dengan cara ini, namun walaupun begitu terkadang Spock tidak bisa mengendalikan sisi emosionalnya, ini mengkhawatirkan bagi para Vulcan, dan akhirnya pada akhir studi Spock menolak tawaran untuk tetap di akademi dan dia memilih ke bumi, bertemu nenek moyang ibunya dan bergabung dengan Armada Bintang.

Klik di sini kalau masih penasaran …

Sep30

Bukan, bukan menganggur setelah lulus kuliah atau menganggur setelah lulus sekolah, tetapi yang saya maksud adalah menganggur setelah sekian tahun bekerja plus anda telah berkeluarga, namun tiba-tiba anda dipecat ?, gimana ya rasanya ?

Saya pernah merasakannya, pada awalnya tidak ada rasa sakit atau gelisah, karena bagi seorang programmer, dari sejak pertama kali bekerja sekitar 5 tahun lalu, saya selalu diberi kemudahan untuk diberi mendapatkan pekerjaan atau proyek, tetapi tidak dengan apa yang saya rasakan beberap bulan lalu, semua proyek saya kolaps dalam waktu yang hampir berbarengan, awalnya sih saya tidak terlalu khawatir, seminggu cari proyek sana sini ditolak masih santai, saya mahfum karena jangka waktu dari pengajuan proposal sampai diterima dalam suatu proyek itu biasa memakan waktu sampai 4-6 minggu, 2 minggu berlalu masih tenang main Pro Evolutions Soccer, 3 minggu berlalu masih tenang cengar-cengir di Facebook, 6 minggu berlalu mulai khawatir, 2 bulan berlalu mulai cemas dan mulai kencangkan ikat pinggang, potong pengeluaran sana sini, 3 bulan berlalu stress, 4 bulan berlalu gelisah, seperti orang bingung, bahkan saya pernah ke kamar mandi dan nggak tau mau ngapain saking gelisahnya. Sudah ratusan proposal saya kirim, ratusan pula itu ditolak. Saya pun merenung kenapa ini bisa terjadi. Di bawah ini adalah beberapa alasan kenapa itu terjadi

Klik di sini kalau masih penasaran …

Sep26

Apa itu privoxy ?, ringkasnya privoxy adalah sebuah software proxy yang mempunyai fitur untuk memblok iklan, saya memakai ini bukan karena ingin memblok iklan,tetapi karena setup-nya yang cukup mudah dan sederhana dibanding proxy laen (misalnya squid)

Mengapa saya perlu memakai proxy ?, ini dikarenakan belakangan ini Fren Mobi tidak bisa mengakses situs-situs tertentu, awalnya sih saya cuekin, toh memang situs-situs tertentu itu memang jarang saya akses, nah menjadi masalah manakala kemaren tiba2 Fren Mobi ngeblok FACEBOOK ^_^, sekali lagi saya katakan .. FACEBOOK, iya benar FACEBOOK yang itu, bukan yang laen (emang ada yg laen ?). Awalnya saya coba memakai proxy yang tersedia di internet … dari mulai proxy telkom sampe proxy2 yang banyak bertebaran tapi nggak nyala semua, terus coba Web Proxy macam di anonymousblabalbala.com, bisa sih akses Facebook, cuma ketika login diblok … karena ternyata layanan ini mesti bayar sekitar $40/6 bulan, beuh males tau … tanggal 1 masih lama :D

Belum menyerah, saya ingat punya VPS, nah coba bikin Web Proxy sendiri pake ruby on rails …setelah coba-coba, euuh ternyata ribet banget (terutama kalo nge-handle request POST, maintain session dll), ini sih gak akan selesai dalam sehari, akhirnya coba cari opsi lain, nyoba install squid, setelah install squid kelar, siap2 liat dokumentasi … BUJUG, dokumentasinya banyak bangeet, gak tau harus mulai darimana, pusing, setelah itu cari di wikipedia apakah ada proxy server selain squid yang lebih sederhana dan ketemulah privoxy, akhirnya saya coba install di VPS CentOS kesayangan saya, langkahnya sbg berikut

Klik di sini kalau masih penasaran …