Jun30

Saya sudah menunggu-nunggu film itu terutama karena terkesan oleh Transformers 1 (T1) yang menurut saya almost perfect, nonton hari minggu kemaren dan saya terkejut juga, yang nonton membludak, saya dapet tiket sehari sebelumnya nitip sama adik ipar, yah walaupun dapat kursinya sedikit kurang ideal, dapat di pinggir, tapi ya itu masih lebih baik daripada di depan, lagipula mengingat banyak orang yang antri dan dapat tiketnya sangat sulit, saya bersyukur bisa nonton film ini, oiya seumur-umur kenal dengan bioskop baru kali ini sy ngeliat antrian yg gila abis, pintu belum dibuka pun penonton pada ga sabar nungguin BERDIRI di depan pintu, ketika melihat hal tsb, saya bertanya-tanya dalam hati, wah ini film mesti lebih bagus dari yang pertama , kalo nggak semangat penonton yang sangat tinggi ini bisa pudar dengan sia-sia kalau filmnya jelek

Dan hasilnya, bagi saya sendiri sih filmnya lumayan bagus, termasuk nggak rugi untuk ditonton berkali-kali, cuma ya maaf2 aja T2 ini tidak lebih bagus dari T1, Sound dan Special effectnya memang sangat luar biasa tapi yah ada sedikit hal-hal yang mengganjal di hati, ini diantaranya

The Fallen yang maha dahsyat dan bahkan bisa membuat Megatron jadi kacung, matinya cuma gitu aja, what a ?, padahal kemunculan dia sangat-sangat keren dan sangat berkuasa, jahat dan gelap, sayang sekali kemantiannya terlalu mudah dan agak dipaksakan

Adegan di Mesir yang kejar-kejaran antara Witchwicky yang ingin menemui Optimus terlalu lama, saya jadi terus terngiang-ngiang dalam hati, oh TIDAK witchwicky itu manusia, sangat sulit bertahan keluar dari kepungan decepticons dalam waktu yg lama, lebih prefer kalo witchwiky itu naek seorang Autobots, naek Bumblebee misalnya atau nggak dia naik Arcee sedangkan Mikaela naek motor yang satu lagi, kalo gak salah saudaranya Arcee (lupa namanya), jadinya kalau begini dia bakal ketemu dengan Optimus-nya bisa lebih cepat

Terlalu banyak adegan “syuur” yang menurut saya nggak penting, terutama Alice yang aggresif itu, keberadaan Alice berubah jadi human bagi saya tidak masalah, karena memang setau saya di versi kartunnya ada bbrp robot yang bisa mengambil bentuk manusia, tapi saya lebih prefer kalo dia itu lebih dingin, jadi sekali ketemu Witchwicky harusnya langsung hajar aja lah, tanpa ada embel-embel merayu yang bagi saya agak berlebihan

Klik di sini kalau masih penasaran …

May27

Ketika tulisan ini dibuat mobile-8 belum juga menyediakan driver modem CDMA Pantech untuk Sistem Operasi Mac OSX, namun barusan saya berhasil membuat Mac saya terkoneksi ke internet pake Fren Mobi

Sebetulnya, awalnya saya iseng, googling sana sini, dan menemukan Driver Pantech untuk Mac yang digunakan oleh Verizon Wireless, setelah ngoprek sedikit, eh nggak nyangka koq tau2 bisa, bahkan Access Manager yang disediakan Verizon ini lebih bagus daripada Access Manager yg bawaan Fren Mobi, karena dia bisa mendeteksi no kartu dan username secara otomatis, so langsung saja begini caranya

  • Masuk ke http://www.vzam.net/download/download.aspx?productid=556
  • Setelah itu akan ada pilihan radio button, pilih salah satu
  • Lalu Verizon akan menanyakan no HP anda, pilih saja sembarang nomor
  • Lalu tekan continue dan tekan tombol download now, maka browser akan mulai men-download
  • Setelah itu install file dmg tsb, setelah selesai lalu restart Mac anda
  • Setelah Mac anda start, VZ Access Manager akan memberi beberapa pertanyaan, ikuti sesuai langkah yang ada di buku manual Fren Mobi anda
  • Nah jika VZAccess Manager telah terbuka anda langsung saja pilih networks –> Verizon Wireless VZAccess, lalu tekan tombol connect WWAN (di sinilah hebatnya, tidak perlu lagi Add Network dan konfigurasi username & password)
  • Nah selesai deh, seharusnya saat ini Mac anda telah terkoneksi dengan internet melalui Fren Mobi

Oiya kelemahan VZAccess ini, kita tidak bisa mengecek berapa banyak quota bandwidth yang telah kita habiskan, karena memang VZAccess sepertinya tidak menyediakan fitur TXT untuk mengirim SMS ke nomor Fren Mobi, kalau ingin mengecek quota anda, terpaksa harus switch ke windows :D

May07

We all know, Action Web Service (aws) no longer included in Rails 2, this makes me little bit frustation to integrate latest aws (1.2.6) to rails 2, that gems always make rails broken and raise error like this when we start the server

/usr/lib/ruby/gems/1.8/rubygems.rb:142:in `activate’: can’t activate actionpack (= 1.13.6, runtime), already activated actionpack-2.2.2 (Gem::Exception)

However, how fortunate me, Achmad Gozali, friend of mine in id-ruby suggested to used this modified aws in github and finally after i tried, my installation was succeed, so here the step

add github to your gem sources

gem sources -a http://gems.github.com/

install datanoise-actionwebservice gems, i use rails 2.2.2, so i should install datanoise-actionwebservice version 2.2.2 as well

gem install datanoise-actionwebservice -v=’2.2.2′

add this line to your config/environtment.rb (inside “Rails::Initializer.run do |config|” block)

config.gem ‘datanoise-actionwebservice’, :lib => ‘actionwebservice’, :version => ‘2.2.2′

try to start your web server, if it isn’t broken, that means your gems was successfully installed

ruby script/start

also you can make the basic code through generation

[aditya@aditya trunk]$ ruby script/generate web_service blabla
exists app/services/
exists app/controllers/
exists test/functional/
create app/services/blabla_api.rb
create app/controllers/blabla_controller.rb
create test/functional/blabla_api_test.rb

credit : thanks to Datanoise guys out there and Achmad Gozali of id-ruby to make this happen

May01

Skenarionya begini, katakanlah kita mempunyai 3 tabel, sellers, products dan orders, relasi antar tabelnya di definisikan di setiap model sebagai berikut :

file : app/models/seller.rb
	
class Seller < ActiveRecord::Base
  has_many :products
end
	
file : app/models/product.rb
	
class Product < ActiveRecord::Base
   belongs_to :seller
   has_many :orders
end
	
file : app/models/order.rb
	
class Product < ActiveRecord::Base
   belongs_to :product
end

nah suatu saat, kita ingin menampilkan data-data pesanan beserta nama penjualnya, di controller kita definisikan seperti ini :

Klik di sini kalau masih penasaran …

Apr02

Hal-hal di bawah ini adalah cara saya mempraktekan DRY (don’t repeat yourself) di Ruby on Rails

  • pertama, pertimbangkan untuk menyimpan kode di model
  • kedua, pertimbangkan lagi untuk menyimpan kode di model
  • ketiga, pertimbangkan lagi untuk menyimpan kode di model
  • kelima, kalo benar-benar nggak bisa, pertimbangkan tuk disimpan sebagai render partial
  • keenam, kalo gak bisa dijadikan render partial pertimbangkan tuk disimpen di helper
  • ketujuh, kalo nggak bisa disimpan di helper silahkan simpan di controller

Tambahan, ada 2 hal lagi tempat penyimpanan kode yang khusus di Ruby on Rails, di lib dan vendor directory, jika anda ingin membuat fungsi spesifik yang bisa tersedia di semua model atau controller atau view, anda bisa membuat module atau class dibawah directory lib, nah module atau class ini nantinya bisa anda include-kan di Controller, Model atau Helper sesuai dengan keinginan anda

Dan bilamana anda merasa lib tersebut layak dipublikasikan kepada umum, anda juga bisa mendistribusikannya sebagai ruby on rails plugin atau rubygem yang nantinya bisa disimpan di directory vendor

Jadi, begitulah cara saya mempraktekan konsep DRY secara praktis, tentang teorinya dan mengapa harus begitu silahkan cari saja artikelnya banyak bertebaran di internet