Assalamu’alaikum wr wb
Apa kabar wahai kawan-kawan penduduk Jakarta, bagaimana keadaan anda hari ini ?, saya berdoa mudah-mudahan anda bersabar dengan kemacetan seperti yang mungkin anda alami pagi ini, entah anda pengguna motor, busway, KRL, Bajaj, metro mini, taxi, Toyota Camry atau bahkan mungkin Ferrari … aamiin
Di hari yang cerah ini, saya bukanlah siapa-siapa, bukan pula pejabat pemerintah, saya adalah rakyat biasa yang peduli kepada anda, mohon izinkanlah saya berbicara kepada anda dari hati ke hati
Seperti yang kita ketahui bersama kawan, orang yg lulus kuliah di negeri ini, KEBANYAKAN tidak punya pilihan lain selain bekerja di Jakarta, pun begitu pula orang yg tak berpendidikan, dari desa ke kota KEBANYAKAN memilih jakarta tuk mencari nafkah, kita ini negara merdeka wahai kawan, sebetulnya engkau bebas memilih dimana saja engkau bekerja
Tetapi entah kenapa mengapa kebebasan memilih untuk mencari nafkah selalu bermuara kepada satu kota, JAKARTA, indonesia terlalu luas, saya tidak percaya kalau Alloh SWT menurunkan rizkinya hanya di satu kota, saya hanya percaya keenganan kita untuk menjemput rizki yg membuat rizki tak dapat dijemput, menyebarlah wahai kawan menyebar, jangan dikira di daerah lain engkau tidak bisa makmur wahai kawan
